DPP FPBI “KEMARI Solusi Untuk Masyarakat Pulau Karampuang”

DPP FPBI “KEMARI Solusi Untuk Masyarakat Pulau Karampuang”

Selayarnews.com – Hari ini DPP Forum Pemuda Bahari Indonesia melantik pengurus Forum Pemuda Bahari Indonesia Dewan Pengurus Wilayah Sulawesi Barat. Pelantikan yang dilaksanakan di Pulau Karampuang Mamuju Sulawesi Barat dihadiri oleh Pemerintah Propinsi Sulawesi Barat dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan, Polda Sulawesi Barat yang diwakili oleh Polair, lanal Mamuju, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan masyarakat pulau karampuang.

Pelantikan yang dirangkaikan dengan Dialog Pesisir mengangkat tema Kamari: menggagas kemandirian masyarakat pesisir dalam persaingan masyarakat ekonomi ASEAN. Dalam sesi Tanya jawab, Kasmirah seorang istri nelayan meminta kepada pemerintah untuk diberikan keterampilan mengola hasil laut sebagai alternative cost dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

“Semakin susah kami pak, sya istri nelayan pencari kerang lola merah. tapi sekarang dilarang dan ditangkap kalau didapat ambil kerang lola. Kami juga mau membantu suami cari uang, kalau bisa kami dilatih mengola hasil laut”. Pintah Kasmirah

Menurut AKBP Esa Soamole Dari aspek hukum, kerang lola memang dilarang dan diatur dalam undang-undang.

“Itu memang dilarang undang-undang, sebaiknya kita bersama mencari solusi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya program KEMARI atau kampong Nelayan Mandiri yang digagas FPBI harus kita dukung”. Tandas AKBP Esa Soamole.

Menanggapi permintaan tersebut, Andi Bakhtiar selaku ketua umum DPP FPBI mengusulkan realisasi KEMARI (Kampung Nlayan Mandiri) di Pulau Karampuang. KEMARI adalah suatu program pemberdayaan masyarakat pesisi dengan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengola hasil lautnya sehingga memiliki nilai tambah.

“banyak yng bisa kita lakukan di pulau karampuang ini, dari hasil laut yang dipaparkan kita bisa membentuk UKMK Kripik ubi rasa cumi dan menjadi usaha produksi masyarakat. Ketika ini terealisasi maka FPBI dan pemerintah harus bersama memasarkan produk tersebut. Paling tidak icanangkan sehari dalam seminggu hari mengkomsumsi produk olahan masyarakat pesisir”. Tambah Pendiri FPBI ini.

Kemari yang merupakan program unggulan FPBI ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah propinsi sulbar yang dalam hal ini dinas kelautan dan perikanan provinsi Sulbar.

“kami tunggu rancangan program KEMARI dari FPBI agar kami dapat di sinergikan dengan program yang sudah kami susun dinas kelautn dan perikanan prov. Sulbar” tegas Masri selaku kabid pengawasan DKP Sulbar.

****

Citizen Report

Andi Bakhtiar

banner 468x60
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: