<

Selayarnews.com – Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel melakukan uji coba olah garak KMP Tunu Pratama Jaya 2888 di Pelabuhan penyeberangan Pamatata Selayar ke pelabuhan Bira. Senin (19/3/2018).

Turut hadir Kadishub Selayar, Kadishub Bulukumba, kepala BPTD wil. XIX Sulselbar, kepala UPTD Bira, kepala UPT Pelabuhan pengumpang regional IV Selayar, kepala UPP Selayar, kepala UPP Bulukumba, pihak ASDP, kesehatan pelabuhan, dan kepala cabang PT Raputra.

Kepala UPT Pelabuhan penumpang regional IV Selayar Aruddini mengatakan jadi hari ini kita akan melakukan uji coba gerak kapal tunu pratama jaya 2888 Pematata ke pelabuhan Bira. Itu dilakukan pulang pergi, jadi kita akan melihat ke stabilan kapal dan bagaimana kapal fery ini olah gerak setelah itu dinyatakan laiak dan semua normal.

“Nah ini sudah tahap ke tiga dan standar pelayanan yang minimal dilakukan pp kemudian menerimah kapal peri ini di pelabuhan Bira setelah itu di katakan semua layak dari tahap pertama, ke dua dan ke tiga standar pelayanan mininal dan berselang dua hari Insya Allah dengan hasil olah gerak kapal ini dan mungkin minggu depan sudah terbit izin bereporasinya,” ujar Aruddini.

Dia menambahkan tergantung bagaimana nanti di pelabuhan Bira, melihat kondisi di sana selain ada tiga kapal di pelabuhan juga ada kapal rakyat, sehingga untuk mengurangi resiko itu, ya kita lakukan olah gerak dulu. Untuk jadwal penyebrangan ada tiga kapal seperti kapal tunu pratama jaya 2888, kapal km lestari maju dan kapal KM Bontoharu.

“Ke tiga kapal ini rencana akan berlayar dalam dengan asumsi start masih kita akan rapatkan.Kami akan panggil semua operator, setelah keluar izin oprasi kami akan megatur jadwal,

“Kami berusaha memberi perlakuan yang adil .Insya Allah, setelah uji coba gerak, besok saya ke Bali menyampaikan ke PT. Setelah itu hari Rabu akan pemeriksaan dokumen lain bagaimana kondisi yang ada,” tuturnya

Dia berharap mudah-mudahan dengan adanya kapal tunu pratama jaya 2888 ini, bisa meningkatkan pelayanan penyebrangan Pamatata-Bira dan Bira-Pamatata. Selain itu kapal lain juga bisa mengikuti standar pelayanan yang ada seperti tunu pratama jaya.

“Sudah 37 tahun Selayar baru kali ini ada pengusaha yang melirik prospek ke depannya, Selayar kemudian kegigihan dari pemda Selayar sehingga patut kita apresiasi. Saya berharap mudah-mudahan ini cepat bereperasi,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Selayar Andi Baso mengaku puas dengan hasil uji coba gerak kapal hari ini,

“Walaupun Dermaga Kolam di Bira Sempit ditambah adanya Kapal Kayu yang berlabuh bukan peruntukannya, KMP.Tunu Pratama Jaya berhasil sandar dan selanjutx proses me nunggu Izin Lintasan dan Jadwal dari Pemprov” Ujar Andi Baso

“Hal ini sudah menjadi Standar untuk mendapatkan Izin Lintasan baik untuk yang melayani ataupun yg akan masuk di Lintasan setelah Doking. Semoga paling lambat pekan Depan KMP.Tunu Pratama Jaya sudah bisa melayani Masyarakat Selayar” Harap Andi Baso.

Berikut data spesifikasi kapal
Kapasitas penumpang, kelas Vip 60 kursi dan kelas ekonomi 160 kursi, Sarat benam air (T) 3.30 m Mesin, 2, 505 Hp, L.O.A = 62,80 m, L. Main Deck = 54,00 m, Breadth = 11,50 m, H. Double Bottom = 1,20 m, Crew = 20 Persons, Passenger = 150 persons, Speed = 10 knot.

****Fb