Selayarnews.com – Pengklaiman Pulau Kakabia yang secara administratif berada di kawasan Pasilambena Kepulauan Selayar Provinsi SulSel yang oleh Kabupaten Buton Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Salah satu kecaman muncul dari Anak Muda Indonesia (AMI) Kepulauan Selayar. Ketua AMI Kepulauan Selayar Andi Sukarman mengaku kaget dengan pencaplokan wilayah yang dilakukan oleh Kabupaten Buton Selatan.

Andi Sukarman yang juga Pemuda asal Pasilambena sangat kecewa terhadap tindakan pencaplokan pulau Kakabia.

“Sejak saya masih duduk dibangku sekolah dasar kami sudah mengetahui bahwa pulau kakabia itu masuk dalam wilayah Kepulauan Selayar Kec. Pasilambena bahkan kalau mau bertanya semua warga di Pasilambena tau akan hal itu dan kemudian setelah kami bertanya terkait pencaplokan di atas pada salah satu penduduk maumere yang tinggal di Makassar saat ini juga mengetahui batas-batas wilayahnya bahwa pulau Kakabia itu masuk dalam wilayah Kepulauan Selayar” Ungkap Sukarman.

Sukarman menganggap tindakan Buton Selatan terlalu memaksakan kehendak untuk mendapatkan pulau Kakabia yang berada di kawasan Pasilambena Kepulauan Selayar.

“Tentunya kami sangat kecewa atas pencaplokan pulau Kakabia, harapan kami sebagai warga Kepulauan Selayar mendukung penuh pihak Pemerintah Daerah selama proses sengketa di MK untuk memperjuangkan pulau kakabia yang secara adminitratif masuk di Kawasan Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan” Tutup Sukarman

Diketahui bahwa pulau Kakabia adalah salah satu pulau yang tak berpenghuni dan hanya dihuni oleh burung, pulau ini sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai obyek wisata burung hanya saja belum tersentuh oleh dinas parawisata sehingga belum bisa terekspos kemedia. (DA)