Pemkab Bahas Kajian Lingkungan Hidup Strategis KEK Pariwisata

Pemkab Bahas Kajian Lingkungan Hidup Strategis KEK Pariwisata

Selayarnews.com- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang hari ini Rabu 06/11 menggelar seminar awal penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Selayar. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar sekitar Pkl 14.00 wita Siang ini.

Meski baru seminar awal namun pemaparan tentang KLHS ini cukup menjadi cambuk bagi pemerintah sendiri untuk segera berbuat secara riil dalam pemenuhan indikator – indikator Kajian Lingkungan Hidup Strategis khususnya dalam penyusunan rencana pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Dari kajian sementara, disebutkan bahwa indikator utama Isyu Strategis Dampak Pembangunan berkelanjutan, yang terdiri dari potensi terjadinya alih fungsi lahan, kesiapan masyarakat yang belum mendukung dan kesiapan infrastruktur, sarana dan prasarana masih dinilai sangat kurang. Untuk ini hasil KLHS menilainya dengan variabel dari peringakat 1 hingga 3 yang berarti  masih  sangat  perlu pembenahan. Selain itu masalah utama yang perlu menjadi perhatian adalah bahwa dari sekitar 856 Ha lahan yang dipersiapkan sebagai Lokasi Perencanaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Kecamatan Bontoikuyu, hanya sekitar 18 Persen diantaranya yang memiliki ketersediaan air bersih.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang, Ir. H. Arman dalam sambutannya mengungkapkan bahwa,  KLHS ini sangat penting sebagai prasyarat dasar perencanaan KEK. Menurutnya, meski masih banyak yang perlu dibenahi namun perlu dipahami bersama bahwa KEK bukanlah pekerjaan satu dua tahun. KLHS ini memberikan pijakan untuk pembangunan jangka panjang.

Kita ambil contoh Mandalika, mereka butuh waktu 16 Tahun untuk KEK mereka bisa terwujud dan menjadi Mandalika seperti yang kita kenal sekarang. Olehnya itu KLHS ini dapat menjadi pijakan kuat untuk perencanaan pembangunan berkelanjutan menuju KEK tersebut ” Katanya.

Seminar singkat yang dipandu Sekretaris BPPD yang juga mantan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar Ir. Ma’ruf Tato ini, selain dihadiri Kepala Dinas PU juga dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Drs. Andi Baso, Perwakilan Kepala Bappeda dan beberapa utusan OPD. Selain itu seminar juga diikuti Kepala Badan Pertanahan Selayar Puji Amin, beberapa Kepala Desa, BUMN, Unsur Media , Pengusaha  dan undangan lainnya.

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi sesi penyampaian saran dan masukan dari peserta. Kegiatan ditutup dan berakhir sekitar Pkl 15.30 wita.

As

%d blogger menyukai ini: