Selayarnews-Sebanyak 56 mahasiswa Program Studi Administrasi Kesehatan Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar dinyatakan 100 persen sukses menyelesaikan seminar proposal penelitian sebagai syarat penyusunan skripsi. Pelaksanaan seminar berlangsung sejak awal tahun 2026 dan seluruhnya rampung pada Senin (02/03/2026) di lingkungan Kampus ITSBM Selayar.
Seminar proposal tersebut menjadi tahapan penting sebelum mahasiswa turun ke lapangan untuk melakukan penelitian. Sebagian besar topik yang diangkat mahasiswa berkaitan erat dengan kondisi kesehatan masyarakat serta persoalan pengelolaan sampah di Kabupaten Kepulauan Selayar, yang dinilai relevan dengan kebutuhan daerah kepulauan.
Dosen Program Studi Administrasi Kesehatan ITSBM Selayar, dr. Astari Pratiwi Nuhrintama, MRS., menyampaikan apresiasi atas capaian seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan tahapan seminar proposal dengan baik. Ia menegaskan bahwa tahapan berikutnya menuntut keseriusan mahasiswa dalam mengimplementasikan rencana penelitian di lapangan.

āSetelah proposal ini disetujui, langkah selanjutnya adalah pembuktian di lapangan. Kami ingin mahasiswa hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai peneliti, tetapi sebagai agen perubahan yang membawa pemikiran segar dan solusi administratif untuk masalah sampah yang selama ini sulit terurai di wilayah kepulauan,ā ujarnya.
Menurutnya, fokus penelitian yang banyak menyoroti isu kesehatan lingkungan dan pengelolaan sampah menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap persoalan riil yang dihadapi masyarakat Selayar, sekaligus memperkuat peran akademik kampus dalam memberikan kontribusi berbasis riset.
Wakil Rektor ITSBM Selayar, Dr. Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan 56 mahasiswa menyelesaikan seminar proposal ini menjadi momentum bersejarah bagi kampus. Ia menegaskan bahwa mereka merupakan angkatan pertama yang akan menyelesaikan studi Strata Satu (S1) di ITSBM Selayar.
āIni adalah sejarah dan kebanggaan bagi ITSBM Selayar. Mereka akan menjadi alumni pertama yang menuntaskan pendidikan S1 di kampus ini. Kami berharap penelitian yang mereka lakukan tidak hanya menjadi syarat akademik, tetapi benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan dan tata kelola lingkungan di Selayar,ā ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kampus akan terus mendorong budaya riset yang kontekstual dan solutif, sehingga lulusan ITSBM Selayar mampu hadir sebagai tenaga profesional yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat daerah kepulauan.
Dengan selesainya seluruh seminar proposal tersebut, 56 mahasiswa Administrasi Kesehatan ITSBM Selayar kini bersiap memasuki tahap penelitian lapangan, menandai langkah awal menuju kelulusan sebagai alumni perdana yang diharapkan membawa nama baik almamater serta memberi kontribusi bagi daerah.
(Red)























