Selayarnews.com – Peranan perempuan dalam proses pembangunan daerah tidak bisa dianggap sebelah mata. Begitupun di Kabupaten Kepulauan Selayar. Namun Pembangunan yang dimaksud bukan semata-mata dalam bentuk fisik.
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Kepulauan Selayar yang juga merupakan anggota DPRD Kab. Kepulauan Selayar Fraksi PKS Eny Zainuddin, ketika ditemui dikediamannya, Selasa (06/6/2017) Appabattu, Desa Parak, Selayar mengatakan bahwa peran perempaun dalam pembangunan daerah sangat penting.
Pembangunan yang dimaksudkan adalah pembangunan terhadap karakter anak didik. Hal itu yang tidak bisa terlepas dari peranan Perempuan. Misalkan, perempuan yang telah berstatus sebagai Ibu sangat berperan terhadap perubahan sikap dan karakter seorang anaknya.
Untuk itu, kata dia, diperlukan pengawalan, pengawasan dan bimbingan dari orang tua terhadap anaknya. Karena bagaimanapun pendidikan pertama yang ditemukan oleh seorang anak adalah pendidikan keluarga setelah itu baru pendidikan formal.
Misalkan, mendidik dan mengawasi anaknya untuk tidak terlibat dalam pergaulan bebas. Belakangan ini, Selayar marak dengan kasus narkoba. Tentunya semua orang tua tidak ingin anaknya terjerumus kedalam pergaulan tersebut.
“Makanya sangat penting peran orang tua didalamnya, belum juga pada persoalan pernikaham dini. Ini yang perlu dihindari oleh anak-anak kita,” ungkap Eny Zainuddin.
Dengan demikian, pihaknya berharap orang tua turut berperan dalam mendidik, mengawas dan mendampingi anaknya sebaik mungkin. Mengingat maraknya kasus narkoba dan pernikahan dini tersebut di Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Hampir ini yang selalau kita sampaikan kepada semua orang tua agar turut membina anak-anaknya. Bagaimanapun mereka adalah tunas-tunas muda Selayar,” tuturnya.
Namun, dikatakannya, Peran Guru juga tidak bisa dipungkiri begitu penting sehingga para guru dan orang tua harus bersinergi dan saling menopang untuk membangun karakter anak. Misalkan, seorang guru harus sering memberikan tugas kepada anak supaya ada tanggung jawab ketika pulang kerumah dan orang tua pun berperan mengawal anaknya untuk mengerjakan tugas tersebut. “Jadi, ada rasa tanggungjawab pada diri seorang anak,” pungkasnya.
Selain daripada itu, Perempuan juga sangat berperan dalam menciptakan daerahnya menjadi Kabupeten Sehat. Begitupun Kabupaten Kepulauan Selayar bagaimana agar bisa menjadi Kabupaten Sehat. Hal ini tidak bisa terlepas dari peran kaum perempuan khususnya para Ibu Rumah Tangga (IRT). Namun, pihaknya berharap bahwa Kabupaten sehat tidak hanya sehat dalam artian administrasi tetapi sehat yang sebenar-benarnya sehat.
Dengan demikian, Istri Wakil Bupati Kepulauan Selayar ini mengatakan bahwa kedepan salah satu program penting melalui Tim Penggerak PKK adalah bagaimana menanamkan kepada orang tua dan masyarakat untuk senantiasa menjaga pola Hidup Sehat. Terus mendorong Ibu Rumah Tangga untuk menjaga kebersihan minimal kebersihan dalam rumah tangganya.
“Peran ibu-ibu sangat penting dalam melakukan pembanguan kab. Kepulauan Selayar apalagi ketika kita ingin menjadikan Selayar menjadi Kabupaten Sehat. Hal itu, tidak bisa terlepas dari peran perempaun itu sendiri,” pungkasnya.
Jadi, program PKK kedepan adalah bagaimana mendidik rumah tangga menjadi sehat, kemudain lingkungan sekitarnya. Kalau semua rumah tangga itu bersih, suasananya pun akan menyenangkan. “Inilah yang sebenarnya menjadi visi dan misi PKK bagaimana menciptakan rumah menjadi surga untuk anak-anak. Kalau semua rumah tangga bersih, pekarangan rumah juga bersuh, saya kira akan secara tidak langsung akan tercipta kondisi yang bersih dan sehat secara keseluruhan di Kab. Kepulauan Selayar,” jelas Eny Zainuddin.
“Jadi pola hidup sehat itulah yang terus kita dorong pada setiap pertemuan-pertemuan baik dilingkungan keluarga maupaun masyarakat,” akunya.
Tetapi, mesti digaris bawahi sekali lagi bahwa sehat yang diharapkan bukan hanya dari segi administrasi saja. Tetapi sehat secara keseluruhan. Jadi, PKK ingin menciptakan Selayar menjadi Kabupaten sehat yang sebenar-benarnya sehat. Tidak hanya secara administrasi tapi sehat secara aktualisasi. Misalkan ketika kita jalan-jalan di lingkungan masyarakat akan terasa predikat sehat itu. Maksudnya tidak ada lagi narkoba, tidak ada lagi minum-minuman keras.
“Coba kita bayangkan kalau keluar rumah masih dihantui dengan maraknya minuman keras apalagi narkoba. Hal itulah yang kita ingin hindari khususnya anak-anak. Bagaimanapun mereka ini adalah tunas-tunas muda Selayar di masa depan. Tentunya harus di jaga dan di bina,” terang Eni.
“Memang di selayar ini peran orang tua sangat diperlukan dalam mengawal anaknya karena itu sangat penting agar mereka tidak telibat dalam pergaulan bebas,” kunci Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Kepulauan Selayar.
****
Harlin























