Benteng – KPPN Benteng menerima kunjungan Pimpinan Pegadaian Cabang Selayar beserta tim dalam rangka koordinasi pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Kepulauan Selayar, Selasa (15/6).
Dalam kunjungan tersebut, Pimpian Pegadaian Cabang Selayar, Ari Fakmuddin menyampaikan bahwa ada insiatif baru di Pegadaian untuk secara periodik melakukan pertemuan dalam rangka pendampingan dan sharing session dengan para debitur UMi.
Kepala KPPN Benteng, Sunaryo, menyambut baik dan mengapresiasi adanya inisiasi dari Ari Fakmuddin selaku Kepala Pegadaian Selayar untuk bersinergi dengan KPPN Benteng.
“Kegiatan ini akan lebih mendekatkan para pelaku usaha ultra mikro dengan lembaga keuangan dan pemerintah, sehingga lebih mudah untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan mereka serta dapat menjadi sarana untuk meningkatkan literasi inklusi keuangan maupun literasi digital bagi para pelaku UMKM,” Jelas Sunaryo.
Sunaryo juga menyatakan bahwa kegiatan kunjungan ini sejalan dengan program penguatan sinergi antara KPPN dengan semua stakeholder dalam rangka mendukung kegiatan ekonomi dan pembangunan di daerah termasuk pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro.
“Jika diperlukan kegiatan-kegiatan dengan para pelaku usaha ultra mikro dapat memanfaatkan fasilitas yang ada di KPPN seperti aula,”tegas Sunaryo.
Pada kesempatan tersebut ia juga memaparkan bahwa berdasarkan data SIKP, terjadi tren penurunan yang signifikan jumlah penyaluran UMi di tahun 2021.
“Pada tahun 2020 tercatat 131 debitur UMi yang melakukan akad kredit dengan nilai kredit Rp891,6 juta meningkat 327% dibandingkan tahun 2019. Artinya pada tahun 2020 rata-rata terdapat 11 debitur baru setiap bulan. Tetapi pada tahun 2021 sampai pertengahan bulan Juni baru ada 6 debitur UMi yang melakukan akad kredit dengan nilai Rp35,1 juta,” Tukasnya.
Menanggapi hal tersebut, Ari Fakmuddin menyampaikan bahwa pada saat ini Pegadaian masih fokus pada permasalahan penyelesaian pinjaman pasca penerapan kebijakan restruksturisasi pada tahun lalu.
Ada kebijakan pengetatan terhadap penyaluran kredit baru namun tetap dapat dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari kantor regional Sulawesi Selatan. Terkait dengan kemungkinan pengaruh hadirnya program pembiayaan KUR Supermikro, pihak Pegadaian belum mendengar hal tersebut dari para debitur.
Untuk itu, Sunaryo berharap penyaluran kredit UMi bisa tetap berjalan secara paralel dengan penyelesaian kredit yang bermasalah.
Di akhir diskusi, Pegadaian Cabang Selayar menyerahkan cinderamata kepada KPPN Benteng dilanjutkan dengan melihat-lihat fasilitas aula yang dimiliki oleh KPPN Benteng. Ke depan diharapkan sinergi antara KPPN dengan Pedagaian dapat terus ditingkatkan dan diperluas sehingga dukungan terhadap pelaku usaha ultra mikro juga semakin kuat.
Bolls























