<

Selayarnews.com – Polres Kepulauan Selayar melakukan evaluasi kerja Bagian, Satuan Fungsi dan Jajaran Polsek untuk pelaksanaan tugas Triwulan II Tahun 2017. Hal tersebut dilakukan dalam bentuk Gelar Operasional (GO) yang dilaksanakan pada hari ini selasa 11 juli 2017 di ruang data Bag Ops Polres Kepulauan Selayar. Kegiatan ini dibuka oleh Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Eddy Suryantha Tarigan, S.IK dan diikuti para Kabag, Kasat,Kapolsek dan masing-masing operator. Pada kegiatan GO tersebut masing-masing Kabag, Kasat dan Kapolsek memaparkan pelaksanaan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing.

Dalam Gelar Operasional Triwulan II tersebut terungkap bahwa terjadi Trend penurunan Jumlah Kejahatan (Kriminalitas) di Wilayah Hukum Polres Kepulauan Selayar jika dibandingkan dengan Triwulan I. Disebutkan bahwa Jumlah Laporan Polisi pada Triwulan pertama sebanyak 147 dan selesai 147 Kasus, sedangkan di Triwulan II Laporan Polisi turun sebanyak 96 Laporan dan telah selesai sebanyak 80 Kasus. Dari data ini terjadi penurunan 34,65 % Jumlah Kasus.

Hal yang sama juga terjadi pada Jumlah Pelanggaran Lalulintas yang ditangani jumlah Tilang dari 170 Triwulan I turun menjadi 155 pada Triwulan II. Peningkatan terjadi pada pelanggar yang ditegur yakni dari 152 Kasus naik menjadi 225 Kasus. Vonis Pelanggaran Lalulintas turun dari 310 Kasus menjadi 177 Kasus. Meski demikian terjadi peningkatan Jumlah Denda tilang dari Rp. 13.450.000,- naik menjadi Rp 25.350.000,-. Untuk Kasus Menonjol terjadi peningkatan dalam kasus Narkoba dimana pada Triwulan I hanya 2 Kasus namun pada Triwulan II naik menjadi 3 Kasus.

Pada GO ini juga terungkap beberapa kasus yang perlu diantisipasi trend perkembangannya yakni Pencurian, Penipuan, Penganiayaan, pencemaran nama baik dan kekerasan terhadap anak. Sedangkan wilayah Polsek yang perlu melakukan Operasi penekanan kasus yakni Polsek Benteng dengan 71 Kasus, Pasimasunggu dengan 9 Kasus dan Bontomanai dengan 5 Kasus.

Pada GO ini juga terungkap beberapa kejadian menonjol yang terjadi pada Periode April -Juni 2017 yang ditangani Polres Kepulauan Selayar diantaranya Penemuan 176 unit kendaraan R2 dan R4 diduga hasil curian, Penangkapan DPO pembunuhan di Jeneponto di P. Gusung, Pengungkapan Pencurian ternak di Kec Bontomanai, Bontomatene dan Bontosikuyu, Penangkapan Pelaku Bom Ikan dan beberapa Kasus lainnya. Sedangkan kasus yang perlu diantisipasi trend perkembangannya yakni Pencurian, Ilegal Fishing, Penipuan, Penganiayaan, pencemaran nama baik dan kekerasan terhadap anak. Sedangkan wilayah Polsek yang perlu melakukan Operasi penekanan kasus yakni Polsek Benteng dengan 71 Kasus, Pasimasunggu dengan 9 Kasus dan Bontomanai dengan 5 Kasus.

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP. Eddy Suryantha Tarigan, S.IK pada saat membuka GO mengungkapkan bahwa Gelar Operasional yang rutin dilaksanakan tersebut sangat penting untuk dilaksanakan. Sebagai bahan analisa dan evaluasi untuk Pengambilan kebijakan selanjutnya.

Selain membahas tentang penegakan hukum pada kegiatan ini juga dipaparkan kegiatan Operasi Kepolisian, Pelayanan masyarakat, dan Pembinaan Masyarakat. Selain evaluasi dan analisa juga dibahas tentang prediksi kerawanan yang akan terjadi khususnya Tahapan Pilgub Sulsel 2018.

****

As