Selayarnews.com – Cuaca buruk diperairan Selayar (3/07/2016) mengakibatkan KM.Sinar Marannu tenggelam. Berikut Kronologis kejadian tenggelamnya kapal naas tersebut dari Humas Polres Selayar.

KM. Sinar Marannu pada hari Sabtu tanggal 2 juli 2016 sekitar pukul 09.00 wita berangkat dari pelabuhan reok Flores, dengan Nakhoda lel. Haeruddin, 45 thn, Nakhoda, alamat dusun bunging Kec. Batang kab. Jeneponto dgn Abk 8 org yakni lel. Syamsudding, Mansur, Sukri, Jamil, Sul, Baso, jamaruddin, jalling, sedangkan penumpang sekaligus Sebagai pemilik hewan ternak sebanyak 16 orang antara lain lel. Saenuddin, liwang, Anto, rian, Dg,tojeng, sudi, tausang, Iffan, per. Reski, halimang, Jusman, Iccang, mawa, Asti, Damma, Mammi.

Pada Saat memasuki Perairan Selayar tepatnya hari minggu tanggal 3 juli 2016, sekitar pukul 03.00 wita di sekitar Perairan sebelah timur antara Pulau bahuluang dan Tambolongan menghadapi cuaca buruk dan ombak besar yg mengakibatkan alkom Pompa air Macet / mati sehingga mengakibatkan Kapal penuh dengan air dan tenggelam.

Adapun muatan Kapal antara lain hewan ternak sebanyak 163 ekor dengan rincian sbb: Sapi 76 ekor, kerbau 37 ekor, kuda 10 ekor, & kambing 40 ekor, dan yang bisa diselamatkan hanya 1 ekor Sapi & yg lainnya mati( tidak terselamatkan).

Selain itu pula ada pula 3 unit motor dengan jenis/merek revo 1 unit, Kawasaki trail 1 unit, Scorpio 1 unit sempat di amankan.

Kondisi Nakhoda, Abk & penumpang dalam keadaan selamat & sehat atas bantuan Sat Pol Air Polres dan masyarakat nelayan Tambolongan, sedangkan Kondisi Kapal sdh dalam keadaan pecah & tdk bisa di selamat kan lagi.

Tindakan yg diambil oleh Polri: mendatangi TKP, Menolong korban, memeriksa kondisi korban, mendatakan korban serta wawancara, serta memeriksa beberapa saksi dari masyarakat nelayan.

Seluruh korban sudah berada didesa Tambolongan dalam keadaan selamat. Kerugian materiil ditaksir kurang lebih 5 milyar rupiah. (DA)