Selayarnews.com – Salah satu komoditas unggulan Kepulauan Selayar yaitu jeruk keprok atau diselayar disebut dengan Munte Cina. Jeruk Selayar terkenal dengan rasanya yang manis dan tekstur dagingnya yang padat. Jeruk ini memiliki karakter kulit yang mudah memisah dari bagian dalam Jeruk.

Munte Cina Selayar menjadi oleh oleh khas yang sudah terkenal dimana mana. Jeruk biasanya disimpan dalam wadah berupa anyaman bambu sehingga mudah dibawa dan aman dari kemungkinan tertimpa benda benda lain. Satu keranjang biasanya dihargai Lima puluh hingga seratus ribu rupiah.

Jika anda berkunjung ke Selayar saat musim jeruk oleh oleh yang satu ini anda wajib bawa pulang. Anda juga bisa Beragrowisata dengan berkunjung langsung ke perkebunan jeruk, disana anda bisa memetik langsung buah jeruk dari pohonnya.

Ada beberapa kampung yang menjadi sentra tanamam jeruk khas Selayar. Daerah tersebut adalah kampung Batangmata Sapo, Kalaroi, Lambongan, Onto dan beberapa perkampungan disekitar.

Jeruk Selayar hanya bisa dijumpai diwaktu waktu tertentu. Musim panen jeruk Selayar berkisar antara bulan Juni – Augustus. Direntang waktu tersebut, Jeruk ini banyak dijumpai di Pasar Pasar traditional, dipelabuhan dan disusun sudut Kota Benteng, Ibukota Kepulauan Selayar.

Jeruk ini sudah menjadi komoditas unggulan Selayar sejak dulu bahkan sudah menjadi icon Kabupaten Selayar. Pada logo pemda Selayar mencantumkan jeruk sebagai komoditas unggulan bahkan ketika anda memasuki Kota Benteng patung buah jeruk dapat anda lihat dan menjadi landmark Kota ini(DA)

Patung Buah : Landmark Kota Benteng
Patung Buah : Landmark Kota Benteng