Selayarnews.com – Setelah SDI 1 Ujung di Kecamatan Pasimasunggu Timur dan SDI Bonea utara Desa Parak Kecamatan Bontomanai ditutup oleh ahli waris lahan, SDI Laloasa di wilayah Kec. Bontomanai juga ditutup warga, selasa 26/7. Sekolah tersebut ditutup oleh salah seorang warga bernama Bustan yang mengaku Pemilik Lahan berdasarkan bukti segel dan perjanjian pinjam pakai lahan untuk sekolah tersebut.

Menurut Pengakuan Bustan ia menutup Sekolah tersebut karena seorang Keponakannnya dinonjobkan oleh Bupati. Keponakannya bernama Misrawati sebelumnya adalah Plt. Kepsek SMP 2 Benteng Selayar yang kemudian di mutasi ke SMP 3 Benteng sebagai guru biasa. Atas hal tersebut Bustan meminta agar Bupati segera mengembalikan keponakannya ke SMP 2 Benteng untuk diangkat sebagai Kepala Sekolah.

Mengetahui adanya penutupan Sekolah, pada sekitar Pkl 13.30 wita Plt. Kadis Diknas Mustakim tiba di SD tersebut. Setibanya di dusun Leloasa, Mustakim langsung melakukan mediasi bersama Camat Bontomanai, Pihak Polsek Bontomanai, Kepala UPT, pengawas kecamatan, Kades Bonea Makmur dan Bustan. Alhasil mediasi berjalan sukses dengan keputusan bahwa Kadis dan Camat Bontomanai akan menghadap, setelah Bupati tiba di Selayar karena saat ini sedang berada di Makassar.

Meski sudah bersedia membuka pintu sekolah yang ditutupnya, namun Bustan mengancam akan kembali menutup Sekolah tersebut secara permanen bilamana tuntutannya tidak dipenuhi. 

Di tempat terpisah, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP. Said Anna Fauza, SIK menyayangkan banyaknya aksi penutupan Sekolah. ” Dalam satu pekan terakhir setidaknya ada tiga sekolah yang ditutup, saya harap masyarakat lebih bijaklah menyalurkan aspirasi, saya pikir kebanyakan kasusnya hanya masalah komunikasi, kasian anak-anak kita terganggu belajarnya, bahkan secara tidak langsung mereka dipertontonkan hal yang tidak pantas”. Jelasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah sempat ditutup, kini SDI 1 Ujung Kecamatan Pasimasunggu Timur dan SDI 1 Bonea Utara Desa Parak Kecamatan Bontomanai sudah dibuka kembali dan aktivitas belajar siswa kembali sedia kala  (As)