Jejak Sejarah dan Keindahan Pantai Ujung Pa’badilan

0
ujung pa'badilan

PicsArt_07-18-12.20.05Selayarnews.com – Pantai Ujung Pa’badilan merupakan salah satu kawasan wisata yang terletak di Dusun Jenekikki Desa Bungaiya Kecamatan Bontomatene. Kawasan ini merupakan objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan setiap akhir pekan.

Pantai Ujung Pa’badilan yang terletak sekitar 40 Km dari Kota Benteng dan 4 Km dari Pelabuhan Pamatata merupakan destinasi wajib anda kunjungi ketika anda berkunjung ke Selayar.

01-01-52-gerbang%20pa%27baddilang

Disebut Ujung Pa’badilan dalam bahasa Selayar “Ujung” adalah daratan yang menjorok ke Laut (Tanjung dalam bahasa Indonesia), “Pa’badilan” berarti tempat orang menembak. Berdasarkan sejarah, lokasi ini merupakan benteng pertahanan kerajaan Tanete dalam menghadapi serangan musuh atau perompak dari luar selayar atau masyarakat sekitar menyebut pasukan “Serangiya”.

Benteng pertahanan Ujung Pa’badilan berbuat dari Batu karang yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk Benteng yang kokoh dan terdapat lubang diantara susunan Batu sebagai tempat mengintai kapal kapal musuh yang akan menyerang.FB_IMG_1468776476598_1468776744026

Selain itu dilokasi ini juga terdapat Makam Opu Ujung yang sampai saat ini masih dikeramatkan oleh penduduk sekitar. Selain dikenal sebagai Ujung Pa’badilan masyarakat sekitar juga menyebut tempat ini dengan nama “Bone Palukka”. Konon disebut Bone Palukka karena tempat ini dulu menjadi tempat belabuhnya para perompak dari luar sebelum dibangunnya Benteng Pa’badilan.

Pantai Ujung Pa’badilan menawarkan keindahan pasir Putih yang menawan, pengunjung bisa bersantai sambil bermain pasir Putih dipantai ini. Pasir pantainya putih bagai hamparan butiran kristal yang Menyilaukan Mata Jika tersepuh cahaya mentari pagi dan terasa sangat lembur Jika melangkah dipermukaannya.┬áDengan keindahannya itu, maka Ujung Pa’badilan ini menjadi salah satu destinasi unggulan kabupaten Kepulauan Selayar.

Untuk para wisatawan dari luar selayar yang ingin berkunjung ke Selayar maka lokasi ini sebaiknya menjadi destinasi pertama yang anda kunjungi karena letaknya tidak jauh dari pelabuhan pamatata, anda bisa naik ojek atau kendaraan pribadi ke tempat ini, karena bisa terjangkau kendaraan roda dua dan roda empat. (DA)