Selayarnews.com – Tanggal 1 Juli tidak hanya menjadi hari besar bagi insan Kepolisian, tapi bagi Ahmad Ramdhani Adalah sebuah momentum yang membanggakan yang akan sulit dilupakannya semur hidup. Betapa tidak, Anak seorang Petani bernama Patta Nasrah yang merupakan  Siswa kelas 5 SD Palemba Desa Kalepadang Kec. Bontoharu ini,  tidak hanya menjadi juara dalam Kompetisi Pemilihan Da’i Cilik (Pildacil) yang digelar Polres Kepulauan Selayar dan mendapatkan hadiah uang Tunai Lima Juta Rupiah. Ia juga terpilih menjadi Dita Cilik Polres Kepulauan Selayar yang langsung diberikan kesempatan oleh Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Said Anna Fauza, SIK selaku Inspektur upacara pada Upacara Hari Bhayangkara di Halaman Mapolres Kepulauan Selayar, untuk dapat berpidato di hadapan ratusan personil Polri peserta upacara.

Alhasil, dengan sangat lantang dan keras di awal Pidatonya yang ia beri judul “Membangun Generasi Selayar”  Ramadhani memberi semangat kepada Ratusan Personil Polres Kepulauan Selayar. “Bapak Kapolres yang saya Hormati, Bapak-Bapak Polisi yang saya Banggakan, Bapak-bapak adalah penegak hukum, hukum harus ditegakkan, hukum harus adil, tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul atas”. Kalimat pembuka itu langsung disambut tepuk tangan dari seluruh peserta upacara. Mungkin ini hanya Pidato acak kecil tapi menjadi sebuah evluasi tersendiri bagi Kepolisian khususnya pesonil Polres Kepulauan Selayar .

Bukan hanya Ramdhani, Juara II Pildacil Azka Haura Ghina juga tampil tak kalah hebatnya, siswa kelas VI berusia 13 tahun dari kecamatan  Benteng ini membawakan Pidato ” Selayar bebas Narkoba”, Pidato Pembuka yang menyebutkan keteladanan Nabi Muhammad SAW, Sebagai Presiden, Panglima Perang, Direktur, Manager, Imam Negara, yang tanpa gaji dan tanpa tunjangan, bekerja dan mengabdi dengan penuh keikhlasan hingga akhir khayat.
Lebih lanjut diakhir Pidatonya Azka bahkan menegaskan bahwa Pembuat, Pengedar dan Pemakai Narkoba adalah kaki tangan syetan, yang di dunia adalah musuh sebenarnya manusia dan di akhirat tempatnya adalah neraka.

Menanggapi penampilan kedua Duta Cilik Polres tersebutq, Kapolres Kepulauan Selayar mengaku sudah meminta izin ke orang tua mereka untuk menjalankan program sebagai Dai Cilik. Kapolres menyakini keduanya memiliki kemampuan untuk mengajak rekan rekannya di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk menjadi generasi yang kita harapkan di Masa mendatang. ” Kita sudah seleksi dari 57 orang peserta Pildacil yang kita selenggarakan, mereka berdua punya kemampuan , oleh nya itu saya sudah izin ke orang tua mereka agar mereka jadi Duta Polres untuk program pembinaan kita, khususnya anak-anak”, Tutup Kapolres.

(As)