Pulau Bahuluang, Surga Tersembunyi di Selatan Kabupaten Kepulauan Selayar

Pulau Bahuluang, Surga Tersembunyi di Selatan Kabupaten Kepulauan Selayar

Selayarnews.com – Tidak akan ada habisnya jika kita berbicara potensi pariwisata dan keindahan Kabupaten Kepulauan Selayar. Keindahan wisata bahari pulau yang berjuluk Tanadoang ini sudah terkenal sampai ke Mancanegara.

Kali ini Selayar News akan mengulas keindahan Pulau Bahuluang Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulahan Selayar. Pulau Bahuluang terletak di Kecamatan Desa Bahuluang Kecamatan Bontosikuyu.

Pulau Bahuluang menawarkan keindahan pantai dengan pasir putihnya dan pesona Makam Karang serta keindahan bawah laut yang masih terjaga. Makam Karang (Karangan) adalah pulau yang terbentuk oleh patahan karang yang mati dan terbawa arus sungai sehingga membentuk pulau kecil ditengah lautan. Uniknya lagi bentuk pulau ini akan berubah setiap musim. Orang lokal mempercayai bahwa pulau ini dibentuk oleh seekor gurita raksasa penunggu laut pulau Bahuluang.

Foto Udara Makam Karang (Karangan) Pulau Bahuluang. Foto By Team MTMA

Dipulau karangan ini kita bisa merasakan sensasi berjalan diatas patahan patahan karang dan kita juga bisa menikmati kendahan bahaw laut pulau ini dengan diving maupun snorkeling. Selain itu kita juga bisa menyaksikan keindahan sunset Kepulauan Selayar.

Selain Makam Karang Pulau Bahuluang menawarkan keindahan panorama alam dengan air lautnya yang sangat jernih. Gugusan batu karang serta beningnya air laut selalu menggoda pengunjung untuk berenang dan berjemur.

Untuk menuju ke Pulau Bahuluang ini kita harus menggunakan kapal kayu dari Desa Appatanah atau bisa juga naik kapal dari Kampung Turungan Desa Lantibongan. Dengan tarif kisaran 400 – 600 Ribu Rupiah dengan kapasitas penumpang sampai 20 orang anda sudah bisa puas seharian keliling pulau Bahuluang.

Desa Appatanah terletak kurang lebih 40 KM dari kota Benteng. Untuk menuju Desa Appatanah kita bisa menggunakan kendaraan bermotor maupun mobil.

Foto Udara Pulau Bahuluang. Foto By Asri To’.

Dari Desa Appatanah butuh waktu sekitar 40 Menit untuk menjangkau pulau yang indah nan eksotis ini. Para traveller disarankan untuk membawa makanan sendiri untuk kepulau ini karena belum ada penjual makanan disekitaran tempat wisata ini.

Kapal yang biasa digunakan untuk mengangkut wisatawan ke Pulau Bahuluang.

Sebelum melakukan perjalanan ke Pulau ini sebaiknya terlebih dahulu menghubungi pemilik kapal karena kapal biasanya tidak ready setiap hari.

Satu lagi tips ketika ingin berkunjung ketempat ini adalah baiknya rombongan agar biaya lebih hemat dn disarankan membawa Hammock dan alat alat snorkeling. Selain itu bisa juga membawa tenda dan peralatan kemah ketika ingin camping dilokasi ini.

****

(DA)

%d blogger menyukai ini: