Selayarnews– Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Benteng menggelar press realease capaian Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) per 31 Agustus 2022, di Kantor KPPN Benteng, Jumat (2/8/2022).
Kepala KPPN Benteng, Arwin Fathurrakhman mengatakan total alokasi anggaran yang disalurkan melalui KPPN Benteng mulai Januari-Agustus 2022 mengalami kenaikan Rp 42.170.378.000 atau 10,06%, dibandingkan tahun 2021.
“Berdasarkan data OMSPAN yang diunduh tanggal 1 September 2022, realisasi belanja sampai dengan periode 31 Agustus 2022 sebesar 213,55 atau sebesar 49,08% dari total pagu anggaran sebesar 419,35 miliar,” kata Arwin Fathurrakhman.
Lebih lanjut Arwin menyampaikan dibandingkan dengan tahun 2021, realisasi belanja secara persentase mengalami kontraksi sebesar 4,74% dikarenakan adanya perlambatan realisasi belanja barang dan transfer.
“Belanja Modal menjadi penyumbang realisasi yang tertinggi secara persentase yaitu sebesar 13,89 miliar atau 88,82% dari pagu anggaran sebesar 15,64 miliar,” tuturnya.
Pada tahun 2022 ini, menurut Arwin KPPN Benteng mendukung program pemerintah melalui Gerakan Nasional Non Tunai (GNTT) melalui penerapan pembayaran secara cashless/mengurangi pembayaran secara tunai serta program untuk memberdayakan UMKM khususnya yang ada di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar.
“KPPN Benteng memperluas implementasi marketplace dan digital payment serta mendorong seluruh Satuan Kerja untuk lebih aktif dalam penggunaan Cash Management System (CMS) dan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) dalam pelaksanaan APBN,” jelasnya.
Arwin juga menyampaikan realisasi pemyaluran transfer ke daerah dan dana desa oleh KPPN Benteng sampai dengan tanggal 31 Agustus 2022.
“Pagu belanja DAK Fisik Tahun 2022 sebesar 163,04 miliar rupiah, mengalami kenaikan yang cukup signifikan mencapai 42,3 miliar rupiah atau sebesar 39,63 persen dibandingkan pagu DAK Fisik tahun 2021.
Lanjutnya, realisasi belanja DAK Fisik sampai dengan 31 Agustus 2022 sebesar 32,84 miliar rupiah atau 20,14% dari pagu belanja. Apabila dibandingkan dengan realisasi DAK Fisik periode yang sama di tahun 2021, dari sisi nominal, realisasi ini mengalami kenaikan sebesar 6,5 miliar rupiah namun apabila dilihat sisi persentase, realisasi mengalami sedikit kontraksi sebesar 2,39 persen.
“Jumlah pagu DAK Non Fisik Tahun 2022 yang dialokasikan sebesar 29,52 miliar rupiah. DAK Non Fisik tersebut terdiri dari Dana untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi sekolah tingkat SD/SMP/sederajat, Bantuan Operasional Penyelenggaraan-Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD), dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Kesetaraan,” ujar Arwin.
“Sampai dengan 31 Agustus Tahun 2022, DAK Non Fisik yang terealisasi mencapai 18,66 miliar rupiah atau 63,20 persen dari pagu,” tambahnya.
Sementara realisasi dana desa sampai dengan 31 Agustus 2022 sebesar 51,04 miliar rupiah atau mencapai 71,84 persen dari pagu Tahun 2022 yang sebesar 71,05 miliar rupiah.
“Dari sisi persentase penyerapan anggaran, realisasi per 31 Agustus 2022 mengalami peningkatan 1,74% (YoY). Seluruh desa di Kabupaten Kepulauan Selayar telah mendapatkan penyaluran Dana Desa Tahap I dan Tahap II,” ucap Arwin. (AJ)























