Selayarnews.com — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda Air Minum Tirta Tanadoang) terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Rabu, 12 November 2025, bertempat di Kantor PAM Tirta Tanadoang, dilakukan launching Sistem Baca Meter Digital, sebagai bagian dari langkah besar menuju transformasi digital di seluruh lini operasional perusahaan.
Direktur Utama PAM Tirta Tanadoang, Darmawang, S.Pd., MM, menjelaskan bahwa penerapan sistem digital ini merupakan bagian dari visi besar perusahaan dalam mewujudkan tata kelola yang efisien, transparan, dan akuntabel.
“Sebagai Direktur, saya memiliki visi besar untuk membenahi seluruh persoalan di Perumda Air Minum Tirta Tanadoang melalui digitalisasi sistem. Dan hari ini, kita mulai dengan penerapan Sistem Baca Meter Digital,” ujar Darmawang dalam sambutannya.
Melalui sistem baru ini, petugas pencatat meter tidak lagi menggunakan metode manual, melainkan melakukan pencatatan melalui aplikasi digital yang dilengkapi dengan fitur foto meteran dan tag lokasi pelanggan (geo-tagging).
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan transparansi kepada pelanggan mengenai tagihan penggunaan air setiap bulan.
“Mulai bulan ini, setiap petugas akan mencatat angka meter dengan sistem digital, memotret kondisi meteran, dan mengunggahnya melalui aplikasi. Pelanggan nantinya bisa melihat foto meteran mereka langsung di aplikasi,” jelasnya.
Selain meningkatkan akurasi data dan transparansi, sistem baca meter digital ini juga bertujuan memetakan berbagai persoalan pelanggan secara real-time, termasuk kerusakan water meter, data pelanggan yang belum valid, hingga potensi kebocoran distribusi.
“Diharapkan dengan sistem ini, permasalahan seperti data pelanggan yang belum sinkron, meteran rusak, atau keluhan teknis lainnya bisa segera teridentifikasi dan ditangani lebih cepat,” tambah Darmawang.
Implementasi sistem digital ini juga menjadi bagian dari strategi besar digitalisasi PAM Tirta Tanadoang, yang mencakup pengembangan sistem pembayaran online, dashboard monitoring operasional, serta layanan pelanggan berbasis aplikasi.
“Semua sistem akan berjalan secara digital, sehingga lebih mudah dipantau, lebih transparan, dan bisa diakses oleh pelanggan. Kami ingin memastikan pelayanan air minum di Selayar menjadi lebih modern dan terpercaya,” kata Darmawang.
Ia berharap kehadiran sistem baca meter digital ini menjadi awal perubahan besar dalam tata kelola perusahaan dan dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan.
“Ke depan, kami ingin seluruh proses pelayanan — mulai dari pencatatan, penagihan, hingga pembayaran — bisa dilakukan secara digital. Semoga langkah ini mempermudah pelanggan dan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada PAM Tirta Tanadoang,” tutupnya.
****























