Selayarnews – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kepulauan Selayar mencatat adanya penurunan signifikan jumlah kunjungan pemudik pada masa libur Lebaran Idul Fitri 2025.
Berdasarkan data yang dirilis melalui akun resmi Disparbud Kepulauan Selayar, jumlah pemudik tahun ini hanya mencapai 4.318 orang. Angka ini menurun drastis sebesar 37,3 % dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 6.884 pemudik, dan tahun 2023 sebanyak 6.364 pemudik.
Penurunan sebanyak 2.566 orang dari tahun sebelumnya ini menjadi penting untuk dievaluasi, mengingat periode Lebaran biasanya menjadi momen puncak kunjungan warga perantauan ke kampung halaman.
Dalam pernyataan resminya, Sri Nuraningsih Y., S.S., M.M., Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, menyebut bahwa kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih menjadi faktor utama turunnya jumlah pemudik.
“Banyak yang memilih mengalokasikan dana untuk kebutuhan prioritas,” ujar Sri Nuraningsih dalam rilis yang disampaikan melalui media visual resmi Disparbud Selayar.
Meskipun pemerintah telah memberikan berbagai stimulus seperti Tunjangan Hari Raya (THR), diskon tiket pesawat, dan program mudik gratis, dampaknya belum cukup mampu mengembalikan antusiasme masyarakat untuk mudik ke daerah, termasuk ke Kepulauan Selayar.
Libur Lebaran sebetulnya menjadi momen yang potensial bagi sektor pariwisata lokal. Penurunan jumlah pemudik turut berdampak pada perputaran ekonomi dan kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.
Oleh karena itu, diperlukan kebijakan lanjutan yang lebih efektif, termasuk upaya menstabilkan harga tiket transportasi, khususnya pesawat, yang selama ini menjadi salah satu kendala utama akses menuju wilayah kepulauan.
Data ini menjadi evaluasi penting bagi pemangku kebijakan, tidak hanya di sektor pariwisata, tetapi juga di sektor transportasi dan perekonomian, untuk memaksimalkan potensi momentum Lebaran di tahun-tahun mendatang.
(Red)























