Selayarnews.com – Isu pemekaran Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi Kabupaten Kepulauan Takabonerate oleh Forum Percepatan Pemekaran Kabupaten Kepulauan Talabonerate (FP2KT) mendapat tanggapan yang beragam dari berbagai pihak.
Isu yang sempat digaungkan beberapa tahun yang lalu kembali menghangat menyusul rencana deklarasi dan Rapat Kerja yang akan diadakan di Makassar Senin 24 April 2017.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kepulauan Selayar menanggapi santai terkait hal ini, Azwar Ahmad, S.Pd.,M.Si menyampaikan bahwa belum waktunya Kabupaten Kepulauan Selayar dimekarkan masih banyak hal lebih mendesak yang harus dilakukan.
“Sekarang mari kita focus mendukung pemerintah menyukseskan program program yang telah disusun pemerintah” Tutur Azwar.
“Kita harus realistis dengan kondisi yang ada sekarang, ada sekitar 221 Kabupaten Kota yang sedang antri menunggu persetujuan Mendagri untuk dimekarkan jadi belum saatnya kita berpikir kearah pemekaran” Ujar Ketua KNPI Kepulauan Selayar.
Sementara itu Wakil Ketua Bidang Sosial Budaya DPD KNPI Kepulauan Selayar Mursalim,S.Sos mengaku heran dengan adanya wacana pemekaran ini.
“Beberapa tahun yang lalu di eranya pak Syahrir Wahab Bupati, orang kepulauan (Pasilambena, Pasimarannu, Pasimasunggu, Pasimasunggu Timur, Takabonerate) sangat anti tentang pengkotomian antara pulau dengan daratan, hari ini mereka justru menyuarakan tentang konsep pemekaran 5 kecamatan tersebut, dulu ada bentuk ketersinggungan ketika mereka disebut orang pulau, tpi hari ini entah apa yg melatar belakangi sehingga lahir deklarasi pemekaran” Ungkapnya.
****
(DA)























