Selayarnews.com – Memanfaatkan waktu liburan di Bali selain menikmati wisata Pulau Dewata, Redaksi media Selayar News juga memanfaatkan waktu liburan untuk hal hal yang bermanfaat demi menunjang pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar diantaranya mengunjungi Badan Promosi Pariwisata Bali dan Mengunjungi Rumah Kreatif Sanur Bali.
Setelah berdiskusi panjang dengan Gilda Sagrado koordinator badan pekerja BPPD Bali kunjungan dilanjutkan ke rumah Kreatif Sanur Denpasar Bali. Redaktur Selayar News diterima oleh Ayiep Budiman CEO Rumah Kreatif Sanur dan KOTTA Branding Consultan beserta Eka Risty Koordinator Pelaksana Denpasar Film Festival dan pelaku usaha kreatif Denpasar Bali.
Dalam kunjungan kali ini Ayiep Budiman menjelaskan panjang lebar tentang rumah kreatif sanur dan metode pembinaan usaha dan industri kecil yang ada di desa desa. Dengan Jaringan Ekowisata Desa yang dibangun Ayiep Budiman sukses membina pemberdayaan ekonomi desa.
Dengan jaringan dan pangsa pasar besar yang dimiliki oleh Jaringan Ekowisata Desa Ayiep Budiman berjanji akan membantu pemasaran usaha kreatif yang dimiliki Kepulauan Selayar. Silahkan kirimkan sampel hasil industri kreatif untuk kami bantu pasarkan produknya.
“Untuk produk selayar saat ini kami ada pasarkan yaitu garam dan Gula Merah dari Selayar tapi kami kemas sehingga layak masuk pasar” Ujar Ayiep Budiman.
Sementara itu Eka Risty koordinator Denpasar Film Festival juga berjanji akan membantu pembinaan para pembuat film dokumenter yang ada di Selayar untuk bisa diikutkan di Denpasar Film Festival.
“Denpasar Film Festival yang digelar tahun 2017 ini adalah sudah yang ke 8 kalinya dan saat ini masih terbuka pendaftaran dan pengiriman karya dari seluruh indonesia. Saya harapkan ada peserta dari Selayar yang mengirimkan karyanya. Untuk konsultasi dan pembinaan kami siap membantu” Tegas Eka.
Rumah Sanur adalah rumah untuk kegiatan komunitas-komunitas di Kota Denpasar dan sekitarnya. Pengunjung mampu bertemu dan bersantai bersama hingga membicarakan hal-hal kreatif nan inspiratif di Rumah Sanur.
Sebagai gambaran, Denpasar yaitu kota wisata budaya yg juga berstatus pusat pemerintahan, perekonomian, pendidikan, informasi, termasuk juga jadi pusat kajian sejarah, seni, dan budaya. Pegiat dunia kreatif selalu bergerak dan berinovasi di sudut-sudut kota.
Ide awal dari Rumah Sanur adalah menciptakan ruang kreatif buat komunitas lokal, pebisnis, wirausaha, pedagang, dan pengembang start up termasuk pegiat industri kreatif. Kemungkinan buat berkolaborasi dan memfasilitasi komunitas juga sebagai tujuan Rumah Sanur.
(DA)























