Selayarnews– Layanan transportasi online Maxim kini resmi hadir di Kabupaten Kepulauan Selayar dan mulai beroperasi melayani masyarakat setelah diluncurkan sekitar sepekan terakhir. Kehadiran platform ini menjadi salah satu langkah baru dalam mendorong kemudahan akses transportasi berbasis digital di wilayah kepulauan yang dikenal memiliki mobilitas antarwilayah yang cukup dinamis.
Sebagai daerah yang terus berkembang, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi lokal, Selayar dinilai membutuhkan dukungan layanan transportasi yang lebih fleksibel dan terintegrasi. Dengan hadirnya Maxim, masyarakat kini memiliki alternatif layanan yang tidak hanya mencakup transportasi penumpang, tetapi juga pengantaran barang, pemesanan makanan, hingga dukungan terhadap pelaku UMKM melalui sistem marketplace dalam satu aplikasi.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dana selaku Support Manager Development Maxim Indonesia saat bertemu dengan awak media di Titan Coffee Benteng Selayar, Sabtu (23/05/2026) malam. Ia menjelaskan bahwa layanan Maxim di Selayar sudah dapat digunakan oleh masyarakat untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah, untuk saat ini khusus wilayah Selayar, kita seminggu lalu sudah launching. Jadi masyarakat sudah bisa mencoba memesan layanan kita, karena ada beberapa layanan seperti motor, mobil, food and shop, juga delivery,” ujar Dana.
Ia menambahkan, kehadiran Maxim diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan transportasi harian maupun layanan lainnya seperti pemesanan makanan dan pengantaran barang.
“Intinya kita ingin membantu dan memberikan kemudahan untuk aktivitas masyarakat, entah itu ke kantor atau sekadar memesan makanan,” lanjutnya.

Secara umum, Dana menjelaskan bahwa Maxim merupakan platform transportasi online yang menyediakan berbagai layanan, mulai dari ojek motor, mobil, hingga dukungan marketplace bagi pelaku UMKM. Melalui fitur tersebut, pelaku usaha lokal dapat mendaftarkan usahanya dalam aplikasi sehingga lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.
“Untuk marketplace ini kita fasilitasi pelaku UMKM agar bisa mendaftarkan usahanya di aplikasi, sehingga masyarakat bisa melihat dan memesan langsung produk yang ada di wilayah Selayar,” jelasnya.
Terkait pengembangan layanan, Maxim juga membuka peluang luas bagi masyarakat Selayar yang ingin bergabung sebagai mitra pengemudi. Dana menegaskan bahwa pihaknya tidak membatasi jumlah pendaftaran driver dan akan terus melakukan perekrutan seiring dengan pertumbuhan layanan.
“Untuk driver kita fleksibel, tidak ada pembatasan. Masyarakat Selayar yang ingin menjadi driver bisa mendaftar, selama memiliki kendaraan, dokumen pribadi seperti KTP dan SIM, serta kendaraan dengan STNK,” katanya.
Menurutnya, Selayar dipilih sebagai lokasi pengembangan karena dinilai memiliki potensi besar, terutama sebagai daerah tujuan wisata yang memiliki mobilitas tinggi. Hal ini menjadi peluang untuk menghadirkan layanan transportasi yang dapat menunjang pergerakan masyarakat dan wisatawan.
“Kita lihat Selayar ini salah satu kota wisata yang potensial, dengan aktivitas keluar masuk yang cukup tinggi. Karena itu kita coba masuk dan terus mengembangkan layanan di sini,” ungkapnya.
Dalam tahap awal, Maxim akan fokus pada promosi dan rekrutmen driver agar layanan semakin dikenal luas. Dana juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perusahaan dan mitra driver dalam meningkatkan jumlah pengguna layanan.
“Harapannya kita bisa berkolaborasi, baik dari perusahaan maupun driver. Kalau order meningkat, tentu driver juga yang akan merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Masyarakat yang ingin menggunakan layanan Maxim cukup mengunduh aplikasi “Maxim” melalui Play Store atau App Store, kemudian melakukan pendaftaran menggunakan nomor telepon aktif. Sementara bagi yang ingin menjadi mitra driver, pendaftaran juga dapat dilakukan secara online melalui aplikasi yang telah disediakan.
Dengan hadirnya Maxim di Kepulauan Selayar, diharapkan dapat mendukung aksesibilitas transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM dan pariwisata yang menjadi salah satu potensi utama daerah.
(Red)























