Selayarnews– Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Muhammad Ilyas berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Selayar, Minggu 24/07.
Dalam kunjungan yang diakuinya sebagai kunjungan Pertama selama menjabat ia menyempatkan diri mengikuti Pemaparan program Kawasan Industri Perikanan Terpadu (KIPT) Kepulauan Selayar.
Pemaparan yang bertempat di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar dihadiri oleh Kadis KP Selayar Makkawaru, Para Pejabat DisKP, Ketua LEPP-M3 Rakhmat Zaenal dan sejumlah Nelayan lokal di Selayar, pada Minggu 24 Juli 2022.
Kunjungannya ke Selayar, Kadis KP Sulsel didampingi oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap Andi Mei Agung bersama investor asal Jepang.
“Sektor kelautan dan perikanan di Selayar harus menjadi andalan, dalam pertemuan ini kita mencoba melihat apa saja yang perlu digarap dan diberikan kepada nelayan untuk kedepannya. Kadis KP Selayar juga tadi telah menyampaikan mengenai program Industri Perikanan Terpadu di Selayar dan saya kira itu bagus untuk kelangsungan hidup para nelayan kita,” Jelas Muhammad Ilyas.
Lebih lanjut, Muhammad Ilyas membeberkan kedatangan pengusaha Jepang ke Selayar bersama DisKP Sulsel untuk melihat potensi apa saja yang ada di Selayar dalam sektor kelautan dan perikanan.
“Kita kesini mengajak investor dari Jepang untuk melihat apa saja yang ada di Selayar, mudah-mudahan dengan penjelasan tadi, teman pengusaha dari Jepang mau berinvestasi di Selayar,” sebutnya.
Mengenai destruktif fishing di Selayar, Kadis KP Sulsel berharap para nelayan menghindari penangkapan ikan yang dapat merusak ekosistem laut, dengan menggunakan alat tangkap ilegal.
“Pesan saya kepada teman-teman nelayan, mari menangkap ikan secara baik, berkelanjutan dan pemerintah daerah juga dimohon untuk tetap mensosialisasikan bahaya menggunakan alat tangkap ilegal yang dapat merusak ekosistem bawah laut,” harapnya. (AJ)























