Selayarnews– Kepala Desa Bontosaile, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar merasa kecewa atas absennya Dinas Pertanian Selayar dalam acara pesta panen yang dilaksanakan Warga di Desanya, Kamis 04/08.
Kekecewaan itu diungkapkan Syahrir kepada Selayarnews. Ia mengatakan kegiatan rakyat tersebut sama sekali tidak dihadiri oleh Dinas terkait di Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Kegiatan ini bukan hanya sebatas pesta panen saja, tetapi ada tujuan yang ingin kita capai bersama untuk kemandirian Selayar dalam aspek pertanian. Tentunya kami masyarakat merasa kecewa atas absennya Dinas Pertanian Selayar,” kata Syahrir dalam saluran telepon, Jumat (5/8/2022).
Lanjut Syahrir, bagaimana caranya kita menjadi daerah penghasil beras di Jampea, kalau acara semacam ini saja pemerintah tidak memberi perhatian. Jadi bukan pesta panen saja, tetapi akan jadi wadah tukar tambah informasi atas masalah dan kendala apa yang dihadapi oleh masyarakat Bontosaile.
“Di Bontosaile ini, masyarakat butuh air untuk dialirkan ke sawah-sawah mereka, bagaimana kita bisa meningkatkan produksi pertanian kalau tidak diberi perhatian pemerintah daerah. Bagaimana kita bisa menjadi penyangga pangan, bila hasil pertanian disini hanya cukup untuk makan saja. Masalah-masalah semacam ini yang masyarakat butuhkan solusi dari dinas terkait,” jelas Syahrir.
Syahrir membeberkan bahwa undangan yang disebar ke dinas-dinas terkait di Selayar telah disampaikan seminggu sebelum kegiatan dilaksanakan.
“Undangannya sudah disebar oleh pantia seminggu sebelum pelaksanaan pesta panen, tetapi undangan kami tidak ditindaklanjuti. Bila Kadisnya tidak bisa hadir, bisa kabidnya, bisa pegawai lainnya yang membidangi, tapi nyatanya tidak ada sama sekali perwakilan dari mereka yang hadir,” tuturnya.
Sementara Sekertaris Dinas Pertanian Selayar, Agus salim mengatakan absennya Dinas Pertanian dalam acara pesta panen di Desa Bontosaile karena faktor cuaca dan tidak adanya armada laut yang akan digunakan untuk bertolak ke Pulau Jampea.
“Hari Kamis acaranya, tidak ada kapal yang betolak ke Jampea pada hari Rabu, kami juga sudah coba cari jolloro di Appatana tetapi tidak ada kapal yang mau kesana karena faktor cuaca,” kata Agus Salim di kantornya.
Agus Salim menambahkan pihaknya sangat mendukung acara pesta panen di Desa Bontosaile, dibuktikan dengan hadirnya para penyuluh pertanian dalam kegiatan tersebut.
“Penyuluh pertanian di Desa Bontosaile sudah kita arahkan semua kesana, dan mereka hadir. Pak Kadis juga telah menyampaikan sangat mendukung acara pesta panen di Bontosaile, meski kami tidak sempat kesana karena faktor cuaca dan ketersediaan kapal penumpang,” ucapnya.
Untuk diketahui, acara pesta panen di Desa Bontosaile merupakan acara perdana yang diselenggarakan Pemerintah Desa Bontosaile, Pasimasunggu. (AJ)























