Selayarnews-Dinas Perhubungan Kepulauan Selayar memastikan kesiapan Pelabuhan Benteng dan Pamatata untuk dioperasikan selama periode mudik lebaran 2023.
Pelaksana area Dishub Ahmad Basri mengatakan, kesiapan tersebut termasuk mengantisipasi adanya lonjakan trafik yang menyeberang ke pelabuhan Bira, kepadatan penumpang dan kendaraan di masa arus mudik dan balik, yang dipastikan akan mengalami lonjakan hingga 100% dikarenakan status covid sudah di cabut oleh pemerintah.
“Esensi mudik kali ini lebih waspada terhadap volume yang bertambah pesat. Saya berulang kali menyampaikan kepada rekan-rekan ASDP agar kapasitas dihitung antara jumlah kendaraan yang akan melintas dengan kapasitas daya tampung pelabuhan.” ujar Ahmad Basri kepada Selayarnews pada Selasa,(11/4/2023).
Dia menyebut, kejadian pada mudik lebaran sebelum terjadinya musibah pandemi menjadi pelajaran berharga dan menjadi momentum bagi para pemangku kepentingan untuk betul-betul mempersiapkan arus mudik dan balik lebaran lebih baik lagi pada tahun ini, apalagi status covid sudah dicabut.
Sejumlah upaya antisipasi telah dilakukan, diantaranya yaitu: menyiapkan pelabuhan pamatata dan Benteng yang akan digunakan untuk sepeda motor dan angkutan barang, untuk memecah kepadatan di pamatata-bira yang akan dipadati kendaraan roda empat.
Kemudian, menyiapkan armada kapal sebanyak 4 unit kapal di kepulauan Selayar. Yakni sabuk 84, sabuk 85 yang melayani penyebrangan dari Makasar ke pulau-pulau yang ada di Selayar. sabuk malole dari Makasar, Selayar ke NTT, dan Sabuk Asia pasifik bisa dari Selayar ke Makasar lanjut ke bau-bau.
Dishub mengimbau kepada masyarakat untuk membeli tiket jauh-jauh hari secara online minimal H-1, untuk mengantisipasi hal hal yang tidak di inginkan.
“Bagi yang ingin menyeberang seyogyanya membeli tiket minimal 1 hari sebelum keberangkatan. ASDP menyediakan aplikasi Ferizy sehingga masyarakat dapat membeli secara online,” tutup Basri . (Rr)























