Selayarnews – Menjelang tahapan Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI terus melakukan persiapan, termasuk memastikan kesiapan jajaran Sekretariat KPU seluruh Indonesia, baik KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota.
Untuk itu KPU RI, pada tanggal 11 Juni 2022 menggelar pelatihan dasar kepemiluan yang diikuti oleh seluruh sekretariat KPU Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan.
Bertempat di Hotel Fout Point by Sheraton Makassar, latihan dasar yang diselenggarakan KPU RI juga turut diikuti oleh jajaran sekretariat KPU Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kepala Sub Bagian Hukum dan Sumberdaya Manusia (SDM) KPU Kepulauan Selayar, Andi Ruslan Idrus manyampaikan sejumlah materi tentang penguatan kelembagaan disajikan dengan baik oleh narasumber.
“Materi disajikan dengan baik oleh narasumber tunggal yaitu Dr. Ferry Daud Liando, yang juga merupakan dosen di Universitas Sam Ratulangi, Sulawesi Utara,” ujarnya, Minggu (12/6).
Ruslan mengatakan uraian materi yang paling menarik disampaikan oleh narasumber ialah tentang kesekretariatan penyelenggara pemilu independen.
“Ferry mengupas tentang konsep dasar demokrasi serta profesionalisme penyelenggara pemilu di Indonesia, dan yang tak kalah menarik ialah materi tentang kesekretariatan penyelenggaraan pemilu Independen,” jelasnya.
Lanjut Ruslan, relasivitas komisioner dan jajaran sekretariat sebagai instrumen pendukung penyelenggaraan, serta tugas pelaksanaan pemilu dan pemilihan memerlukan kolaborasi yang kuat. Sehingga tahapan pemilu dan pemilihan yang sangat berat dan melelahkan dapat diselesaikan dengan baik, tentu dengan mengedepankan profesionalisme dan integritas.
“Seperti diketahui dalam struktur kelembagaan KPU Kab/Kota terdiri atas komisioner dan jajaran sekretariat. Struktur sekretariat KPU Kab/Kota dipimpin oleh seorang Sekretaris yang membawahi Kepala Sub Bagian, Pelaksana dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN),” ungkapnya.
Kegiatan yang dihelat di Kota Makassar itu juga dirangkai dengan pembacaan “Pakta integritas” oleh Sekretaris KPU Kepulauan Selayar, Asmar Sugianto, diikuti seluruh peserta pelatihan dasar kepemiluan yang hadir.
Kegiatan ditutup dengan post test sebagai instrumen mengukur tingkat pemahaman dari peserta pelatihan atas seluruh materi yang disampaikan oleh narasumber. (AJ)























