Benteng – Penyebaran dan penularan pandemi Covid-19 makin marak terjadi di Indonesia. Sebanyak 2.670.046 kasus konformasi dengan angka kematian sebesar 69.210 atau CFR 2,8%.
Berdasarkan data yang dikeluarkan tim satgas Provinsi Sulawesi Selatan mengkategorikan Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai satu-satunya zona merah dari 24 Kabupaten/Kota yang ada.
“Ia betul Selayar saat ini Zona Merah, sejak kemarin berdasarkan data perhitungan sejak tujuh hari sebelumnya,” Ungkap Dr. Husaini selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar saat dikonfirmasi, Rabu (15/7).
Ia menambahkan bahwa Zona dihitung berdasarkan jumlah kasus, jumlah kematian, jumlah yang dirawat di rumah sakit. Itu berdasarkan dasar perhitungan dari satgas propinsi.
“Itu Propinsi yang menyusun, ada rumus perhitungan tersendiri. Kalau perhitungan kita di Kabupaten hanya berdasarkan resiko penularan di tingkat Dusun/Lingkungan yang dihitung dari jumlah rumah yang memiliki kasus,” Terangnya.
Berdasarkan data surveilans sebaran Covid-19 yang dikeluarkan tim satgas Kabupaten Kepulauan Selayar tanggal 14 Juli 2021, jumlah konfirmasi kasus positif semakin bertambah yang saat ini sudah mencapai 650 orang positif dengan rincian 10 orang dirawat di RS dan 123 orang isolasi mandiri di rumah masing-masing, sembuh 493 dan meninggal 24 orang.
Kategori kontak erat dengan kasus konfirmasi positif sebanyak 768 orang, kategori suspek atau mengalami gejala infeksi Covid-19 sebanyak 248 orang dengan rincian discarded pemeriksaan negatif sebanyak 241 dan 7 orang tercatat meninggal dunia.
Lalu untuk kategori probable atau suspek berat tanpa pemeriksaan sebanyak 1 orang dan total yang sudah selesai pemeriksaan RT-PCR sebanyak 2.506 orang dengan rincian spesimen yang diambil sebanyak 2.529 dan 23 masih dalam pemeriksaan.
“Yang hari ini sore atau malam baru di rekap,” Bebernya.
Lebih jauh, Dr. Husaini yang juga sekaligus sebagai tim ahli Satgas Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar berharap agar semua pihak bisa mengambil peran dalam mencegah penyebaran dan penularan khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Harapan kami semoga masyarakat tambah berhati-hati terhadap penyebaran dengan penularan Covid-19 dengan semakin patuh menjalankan protokol kesehatan,” Harapnya.
Dr. Husaini juga menambahkan bahwa masyarakat harus lebih bijak dalam menyebarluaskan informasi dan tidak terpengaruh dengan banyaknya berita-berita bohong atau Hoax yang menjadi kendala saat dialami Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Tidak ada kendala yang berarti. Hanya saja kendala dalam hal membangun opini dan pemahaman di masyarakat karena kepercayaan mereka terhadap berita-berita Hoax yang beredar,” Tutupnya.
Bolls























