Selayarnews-Masyarakat Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, menggelar rapat koordinasi usai salat Isya berjamaah di Masjid Nurul Yaqin Muhammadiyah, Sabtu (16/5/2026) malam.
Rapat yang dihadiri tokoh masyarakat, agama, pemuda, adat, pemerintah kelurahan, dan para kepala lingkungan ini membahas persiapan penutupan program TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar yang akan dikunjungi Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko. TMMD yang dipimpin Dansatgas Letkol Czi Yudo Harianto, ST itu berlangsung sejak 22 Mei 2026.
Brigjen TNI (Purn) Nur Salam yang memimpin rapat menekankan kesiapan seluruh masyarakat menyambut kedatangan Pangdam. Batangmata Sapo dikenal sebagai daerah asal Laksamana Muda Andi Abdul Aziz, Komandan Kodaeral VI Makassar.
Agenda yang dibahas meliputi persiapan syukuran untuk personel Satgas TMMD, pengaturan kunjungan Pangdam ke sejumlah sasaran fisik, serta kesiapan konsumsi bagi ribuan tamu yang diperkirakan hadir saat penutupan pada Rabu, 21 Mei 2026.
Sasaran fisik yang dikunjungi antara lain pembangunan dan rehabilitasi masjid, program RTLH, serta pembukaan jalan tani sepanjang 3.350 meter yang menghubungkan Lapangan Sukadin Batangmata Sapo hingga pesisir timur Pulau Selayar.
Jalan tani ini paling dinantikan masyarakat karena diharapkan membuka akses ekonomi dan mobilitas warga. Para ibu rumah tangga dilibatkan menyiapkan konsumsi bagi lebih dari 1.000 tamu undangan berupa hidangan tradisional khas daerah. Sebagai penghormatan kepada personel Satgas TMMD yang telah bekerja sekitar 30 hari, masyarakat berencana menyajikan olahan dua ekor sapi, dua ekor rusa, serta berbagai menu ikan untuk santap siang dan malam syukuran, yang juga akan diramaikan hiburan dan panggung prajurit.
Lurah Batangmata Sapo, Achmad Nasrun, SE, mengajak seluruh masyarakat menyukseskan agenda besar tersebut dengan semangat gotong royong dan kolaborasi. Brigjen TNI (Purn) Nur Salam yang pernah menjabat sebagai Kadisbintalad dan Wakil Askomlek Mabes TNI menghimbau masyarakat terus menjaga kekompakan, serta menyebut kehadiran TMMD sebagai momentum penting memperkuat persatuan dan mendorong pembangunan desa berkelanjutan.
“Jalan tani yang selama bertahun-tahun diharapkan masyarakat kini mulai terwujud. Ini menjadi bentuk nyata kebersamaan antara TNI dan rakyat. Karena itu, mari kita syukuri bersama dengan menjaga kekompakan dan semangat gotong royong,” ujar Nur Salam. (Red)























