Selayarnews-Pemerintah Desa Bontona Saluk, Kecamatan Bontomatene, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I dan Tahap II Tahun Anggaran 2026 kepada enam Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Kamis (18/6/2026), di Baruga Sayang Desa Bontona Saluk.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan rapat koordinasi pemerintahan, pembangunan, sosial dan kemasyarakatan yang dipimpin Sekretaris Desa Bontona Saluk, Samsuddin. Hadir dalam kegiatan itu Pendamping Kecamatan Juhran Cahyanti, Pendamping Desa Lokal Andi Nastuti, para perangkat desa, serta enam warga penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Samsuddin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta karena Kepala Desa Bontona Saluk tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut akibat sedang sakit.

“Kami menyampaikan permohonan maaf karena Bapak Kepala Desa belum dapat hadir bersama kita hari ini karena kondisi kesehatan yang kurang baik. Beliau menitipkan salam dan harapan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga,” ujar Samsuddin.
Ia menjelaskan bahwa rapat koordinasi yang dilaksanakan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi penyelenggaraan pemerintahan desa sekaligus memastikan program-program yang telah direncanakan berjalan sesuai target.
“Rapat koordinasi pemerintahan, pembangunan, sosial dan kemasyarakatan hari ini kami rangkaikan dengan penyaluran BLT Dana Desa Tahap I dan Tahap II Tahun 2026 yang diserahkan kepada enam KPM. Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan digunakan sesuai peruntukannya,” katanya.
Sementara itu, Pendamping Kecamatan, Juhran Cahyanti, menyampaikan bahwa penyaluran BLT-DD untuk periode Januari hingga Juni 2026 telah terlaksana dan diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat penerima manfaat.
“Alhamdulillah, penyaluran BLT Dana Desa Tahap I untuk periode Januari-Maret sudah disalurkan dan hari ini dilanjutkan dengan Tahap II untuk periode April-Juni. Semoga bantuan langsung tunai ini benar-benar memberikan manfaat dan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat penerima,” ujar Juhran.
Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah desa saat ini telah memasuki tahapan perencanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2027 sehingga seluruh pihak perlu bekerja lebih cepat agar proses pelaksanaan tahun depan dapat berjalan tepat waktu.
“Untuk bulan ini kita sudah memasuki tahapan perencanaan Tahun 2027. Karena itu, kita harus berpacu dengan waktu agar seluruh proses administrasi dan perencanaan dapat diselesaikan sesuai jadwal, sehingga pencairan program-program tahun depan, termasuk BLT Dana Desa, dapat terlaksana lebih tepat waktu dan memberi manfaat lebih cepat kepada masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp1,8 juta yang merupakan akumulasi BLT Dana Desa untuk enam bulan, yakni Januari hingga Juni 2026. Total anggaran yang disalurkan kepada enam penerima manfaat mencapai Rp10,8 juta.
Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan hingga berakhirnya acara. Pemerintah Desa Bontona Saluk berharap program BLT Dana Desa dapat terus menjadi instrumen perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga desa. (Red)























