Benteng – Salah satu Organisasi Internasional World Clean Up Day akan melaksanakan aksi bersih-bersih terbesar di dunia. Kegiatan ini serentak di beberapa negara, selain itu ternyata Kabupaten Kepulauan Selayar juga ikut ambil bagian dalam kegiatan yang akan dilakukan besok Sabtu, 19 September 2020.
Andi Nur Ichsan Abidin selaku Leader World Clean Up Day Kabupaten Kepulauan Selayar saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, menurutnya kegiatan itu akan dilakukan serentak di Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Terkait World Clean Up Day 2020, kita akan serentak melaksanakan aksi bersih bersih di 187 Negara 34 Provinsi dan 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan. Untuk di Kabupaten Kepulauan Selayar kita akan laksanakan di semua Kecamatan, Desa/Kelurahan se-Kabupaten Kepulauan Selayar dan ini sudah dilaksanakan dua kali, tahun 2019 dan tahun ini, ” Ungkapnya, Jum’at (18/9).
Berbagai titik di Kabupaten Kepulauan Selayar juga menjadi sasaran dalam aksi bersih-bersih terbesar di dunia ini yang merupakan program tahunan setiap tanggal 19 September dan kali ini mengangkat dengan hashtag #kami13juta dan #dariselayaruntukdunia.
“Tiga titik utama Clean Up Day ada di Kecamatan Benteng antara lain Kelurahan Benteng sepanjang jalan dan pesisir pantai soekarno-hatta, Kelurahan Benteng Selatan Pasar TPI, Kelurahan Benteng Utara sekitaran Pasar Bonea dan pesisir pantai Jl. Metro,” Jelasnya.
Selain itu, ada juga kegiatan yang akan dilakukan dibawah laut bersama dengan beberapa pihak yang menjadi mitra.
“Dan kita akan kolaborasi dengan POSSI dan akan mengadakan aksi Clean Up underwater di depan Plaza Marina dan melibatkan semua Organisasi atau Komunitas se-Kabupaten Kepulauan Selayar,” Tambahnya.
Andi Nur Ichsan Abidin juga mengatakan akan menggandeng 63 Organisasi atau Komunitas dalam kegiatan besok yang akan dimulai sejak pukul 06:30 Wita pagi.
“Semua masyarakat, Komunitas atau Organisasi se-Kabupaten Kepulauan Selayar dan siapa saja yang peduli terhadap lingkungan bisa bergabung besok.
Terakhir, ia juga berharap dengan adanya kegiatan ini semua masyarakat terkhusus para peserta yang hadir pada kegiatan ini bisa menciptakan kesadaran dan peduli terhadap masalah sampah dan lingkungan.
“Selain itu juga mewujudkan Desa atau Kelurahan sehat sebagai bagian dari program pemerintah yang mengampanyekan Indonesia bersih. Tentu dalam kegiatan besok kita harus tetap memperhatikan protokol kesehatan,” Kuncinya.
Bolls























