Benteng – Penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar masih perlu untuk di perhatikan secara serius. Mengingat akan dilaksanakan pemilihan Kepala Daerah pada Desember 2020 mendatang tentu harus penularan dan resiko tertular harus perlu diwaspadai.
Setelah beredar informasi bahwa Ketua KPU Provinsi Sulawesi Selatan Faisal Amir dinyatakan positif Covid-19, tentu menjadi kekhawatiran bagi segala Lembaga penyelenggara Pemilu.
“Hal ini cukup mengkhawatirkan, tahapan sudah semakin dekat tinggal 82 hari lagi.
Maka perlu penanganan khusus untuk jajaran penyelenggara pemilu,” Ungkap Andi Dewantara selaku Komisioner KPU Kabupaten Kepulauan Selayar saat dikonfirmasi, Sabtu (19/9).
Selain itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum RI Arief Budiman jiga dikabarkan positif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan Swab 17 September lalu.
“Peran pemerintah khususnya satgas Covid-19 perlu keseriusan ekstra dalam prosedur pencegahan. Sosialisasi penggunaan protokol kesehatan wajib dilakukan secara massif,” Imbuhnya.
Menjelang pengundian nomor urut untuk para pasangan Muh. Basli Ali-Saiful Arif (BAS) dan Zainuddin-Aji Sumarno (ZAS) sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, saat ini di Kabupaten Kepulauan Selayar berdasarkan data sebaran surveilans Covid-19, ada sebanyak 132 kasus konfirmasi positif, 303 kontak erat dengan kasus konfirmasi dan 91 suspek atau mengalami gejala Covid-19.
“Sampai pengundian nomor urut pada tanggal 24 mendatang, saat ini masih tahapan pencalonan. Alhamdulillah, di KPU Kabupaten Kepulauan Selayar belum ada yang terdeteksi. Saya berharap, seluruh penyelenggara pemilu tetap menjaga kesehatan, mengkonsumsi penambah daya tubuh seperti Vitamin C. Saya berharap tidak ada, kalaupun kemudian jika itu terjadi maka pilkada tetap jalan, itu tergantung kondisinya bagaimana,” Lanjutnya.
Sementara Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Selayar Nandar Jamaluddin mengatakan, setahunya Ketua KPU Provinsi Sulawesi Selatan Fasial Amir adalah orang tanpa gejala (OTG) dan sekarang sedang istirahat mandiri.
“Kami chat di group KPU Sulsel , beliau dalam keadaan baik-baik saja. Kami semua mendoakan semoga lekas sembuh seperti sediakala, ” Bebernya.
Lebih jauh Nandar Jamaluddin juga menekankan agar kedisiplinan protokol kesehatan bisa diterapkan dalam rangka mencegah dan meminimalisir penyebaran Corona Virus Disease 19 ini.
“Kami berharap kita semua patuhi protokol Covid 19, siapapun dengan menjalan 5 M.
Mensucikan hati dan pikiran, mencuci tangan, memakai masker, menghindari jabat tangan dan menghindari kerumunan. Khususnya pakai masker ini, jangan hanya nanti mau rapat atau pertemuan tapi dalam keseharian,” Kuncinya.
Bolls






















