Benteng – Menghitung beberapa hari lagi pergantian tahun baru Masehi menuju tahun 2021, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar menghimbau masyarakatnya untuk tidak melakukan perayaan tahun baru.
Hal tersebut diungkapkan Muh. Basli Ali selaku Bupati saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
“Pemerintah Daerah berharap malam tahun baru diisi dengan Dzikir dan doa, jangan ada euforia berlebihan. Semoga Kabupaten Kepulauan Selayar dan masyarakat terhindar dari musibah,” Ungkapnya, Sabtu (19/12).
Sebagai orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali tentu harus memikirkan keselamatan seluruh masyarakatnya menjelang Natal dan Tahun Baru 2021, apalagi ditengah pandemi Covid-19 yang semakin meningkat di Provinsi Sulawesi Selatan.
“Kita harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan Pemda tidak mengizinkan pelaksanaan perayaan tahun baru,” Imbuhnya.
Selain itu, Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah juga menghimbau agar masyarakat dari daerah tidak datang ke Kota Makassar untuk merayakan tahun baru di masa pandemi Covid-19.
“Kami meminta bupati dan wali kota memanfaatkan seluruh camat, lurah dan kepala desa untuk betul-betul melakukan protokol kesehatan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 masa Pandemi Covid-19,” kata Nurdin Abdullah dalam Rapat Forkompinda Provinsi Sulsel jelang Natal dan Tahun Baru 2021 di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (18/12/2020).
Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19.
“Diharapkan kepada kepala daerah agar masyarakatnya tidak mengadakan perayaan di Kota Makassar, tapi masing-masing di daerahnya. Ini juga kita harus antisipasi libur panjang karena tempat-tempat wisata, teman-teman semua ini harus menjadi perhatian khusus dari kita semua,” jelasnya.
Selain penanganan Covid-19, Nurdin meminta kepala daerah menyiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem di akhir tahun 2020.
“Bagaimana kesiapan kita semua untuk menyediakan diri menghadapi musim hujan yang cukup tinggi ini,” Papar Nurdin.
Bolls






















