Selayarnews— Sebanyak 5 (Lima) dosen dari Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar berhasil meraih pendanaan penelitian dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia untuk tahun anggaran 2025. Keberhasilan ini merupakan bagian dari Program Dana Padanan (Matching Fund) 2025, yang bertujuan mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra eksternal dalam menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Dosen-dosen yang berhasil lolos seleksi pendanaan tersebut adalah:
- Agustini, SE., MM. – Dosen Prodi Kewirausahaan
Judul penelitian: Peran Mediasi Green Human Resources Management Dalam Hubungan Budaya Lingkungan Organisasi dan Kinerja Karyawan
Skema: PDP/Dosen Pemula - Ainun Apriliyani Muhyun, S.Pi., M.Si. – Dosen Prodi Teknologi Hasil Perikanan
Judul penelitian: Multi-Algoritma Species Distribution Modelling sebagai Suatu Metode Pendugaan Daerah Penangkapan Ikan Berbasis Machine Learning
Skema: PDP/Dosen Pemula - Resty Amalia Putri, SKM., M.Kes. – Dosen Prodi Administrasi Kesehatan
Judul penelitian: Model Structural Mental Health Memediasi Psychological Well-Being dan Pola Asuh Otoritatif Terhadap Pencegahan Penggunaan Napza pada Generasi Z
Skema: PDP/Dosen Pemula - Sukarman, SE., MM. – Dosen Prodi Kewirausahaan
Judul penelitian: Peningkatan Organizational Citizenship Behavior for Environment melalui Praktik Green Human Resource Management
Skema: PDP/Dosen Pemula - Ir. Sulistiawati Rahayu Ningsi Ahmad, S.Si., M.Kom. – Dosen Prodi Ilmu Komputer
Judul penelitian: NutriTrack: Inovasi Sistem Informasi Interaktif untuk Pemantauan Gizi Anak dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Kepulauan Selayar
Skema: PFR.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Kementerian atas kepercayaan dan dukungan melalui dana hibah ini. Kami juga ingin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bapak Rektor (Prof. Dr. Drs. Akbar Silo, MS, yang selalu mendorong dan mendukung para dosen untuk berkreasi dan aktif dalam berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Dukungan dan motivasi yang diberikan sangat berarti bagi kami dalam meningkatkan kualitas dan kontribusi Institut kedepan. “ ungkap Sukarman, Dosen Prodi Kewirausahaan ITSBM Selayar sebagai salah satu Penerima Pendanaan , Senin (26/05)
Ia berharap, dengan adanya dana hibah ini, para Dosen yang lulus, dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan.
Program Dana Padanan 2025, yang sebelumnya dikenal sebagai Matching Fund Kedaireka, menawarkan dua skema utama: Skema A untuk hilirisasi hasil riset atau kepakaran, dan Skema B untuk penerapan inovasi dalam pemberdayaan masyarakat. Program ini menekankan pada lima prioritas riset nasional, yaitu ekonomi hijau, ekonomi biru, ekonomi digital, penguatan pariwisata, dan kemandirian kesehatan.
Rektor ITSBM Selayar, Prof. Drs. Akbar Silo, M.S., menyampaikan apresiasinya atas pencapaian para dosen tersebut. “Keberhasilan ini menunjukkan komitmen dan dedikasi dosen ITSBM dalam mengembangkan riset yang relevan dan berdampak bagi masyarakat. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional,” ujar Prof. Akbar.
Dengan diraihnya pendanaan ini, ITSBM Selayar semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif dalam penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat.
(Red)























