Selayarnews-Warga Kelurahan Batangmata Sapo, khususnya di Dusun Sukadin, kini menyambut angin segar berkat pembangunan akses jalan baru. Andi Agus, tokoh masyarakat dari Dusun Garassik, meyakini bahwa proyek infrastruktur ini akan memicu lonjakan nilai lahan sekaligus membangkitkan kembali minat warga untuk bertani.
“Lahan di sini selama ini hanya dihargai sekitar Rp2 juta per hektare. Dengan adanya jalan, akses mengangkut hasil tani menjadi lebih mudah. Kami optimistis harga lahan bakal meningkat,” kata Andi Agus, pada Senin (27/4/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan jalan tersebut turut menyulut semangat baru bagi masyarakat setempat untuk kembali mengelola lahan-lahan tidur yang selama ini terbengkalai, terutama di sekitar Dusun Sukadin. Lahan-lahan tersebut kini berpotensi besar menjadi kawasan produktif.
Tak hanya itu, kelancaran akses juga berdampak positif pada program pembibitan dan penanaman kelapa yang dikenal dengan nama Gemerlap. Distribusi bibit ke lokasi tanam serta proses perawatan kebun pun jadi lebih efisien. “Kami berharap lahan kosong ini bisa dimanfaatkan untuk bertani sekaligus mendukung kesuksesan program Gemerlap,” tambahnya.
Di sisi lain, pelaksanaan TMMD di wilayah tersebut juga berlangsung dengan dukungan penuh dari masyarakat. Satgas TMMD mengatur jadwal kerja secara bergiliran, melibatkan dua dusun setiap harinya dari total enam dusun yang ada. Masyarakat dari tiap dusun turut bahu-membahu dalam gotong royong membangun dan menyukseskan berbagai program yang dijalankan.
Andi Agus pun menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara pembukaan jalan Sukadin, program TMMD, dan inisiatif Gemerlap mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga Kelurahan Batangmata Sapo melalui penguatan sektor pertanian dan perkebunan. (Aj)























