Selayarnews – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Selayar, Mappatunru, S.Pd., bersama beberapa anggota dewan menghadiri undangan dialog terbuka yang digelar mahasiswa Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar, Kamis (4/9/2025). Kegiatan berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam) lantai 1 Kampus ITSBM Selayar, Jalan R.A. Kartini No. 17, Benteng, dengan mengangkat tema “Menyikapi Peristiwa Nasional Indonesia Saat Ini Perspektif Mahasiswa dan Legislator”.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah anggota dewan dari lintas fraksi, yakni H. Andi Idris (Ketua Komisi III/Fraksi PAN), M. Affandi, SE. (Fraksi Gerindra), Arsyil Ihsan (Fraksi Nasdem), dan Rudi, S.Pt. (Ketua Fraksi PKS). Kegiatan ini juga dihadiri jajaran akademik ITSBM Selayar dan diikuti secara antusias oleh mahasiswa.
Dalam forum tersebut, mahasiswa ITSBM menyampaikan pandangan kritis terhadap kondisi bangsa. Mereka menyoroti ketimpangan kesejahteraan, hilangnya kepercayaan rakyat terhadap wakilnya, serta penderitaan yang masih dialami jutaan rakyat Indonesia. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, tercatat 23,80 juta rakyat Indonesia masih hidup dalam kemiskinan, kelaparan, dan keterbatasan akses pendidikan.
Aspirasi mahasiswa juga menyentuh sejumlah isu penting, mulai dari pengesahan RUU Perampasan Aset, dorongan reformasi parlemen dan pengetatan syarat anggota DPR, peninjauan gaji dan kinerja wakil rakyat, audit BUMN, serta reformasi kepolisian yang lebih transparan. Mereka menolak kenaikan pajak tanpa jaminan kesejahteraan, mendesak pencopotan anggota DPR yang menghina rakyat, menuntut pembebasan tahanan demonstrasi, serta menegaskan perlunya jaminan kebebasan informasi dan berekspresi.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kepulauan Selayar, Mappatunru, menyampaikan apresiasi sekaligus komitmen untuk menyalurkannya melalui jalur resmi, ia berjanji akan sampaikan aspirasi Mahasiswa dengan bersurat secara resmi ke DPR RI.
“Untuk tuntutan ke pemerintah, kami akan sampaikan surat ke Bupati, lalu Bupati ke Gubernur, Gubernur ke Mendagri, dan Mendagri ke Presiden. Karena memang begitu tahapannya. Yang intinya kami mengapresiasi dan akan menindaklanjuti aspirasi dari mahasiswa,” tegasnya.
Dialog yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.25 Wita ini berjalan lancar, aman, dan kondusif. DPRD Selayar memberikan penghargaan atas sikap intelektual mahasiswa ITSBM yang memilih jalur dialog terbuka di kampus sebagai media penyampaian aspirasi, serta berharap budaya akademik semacam ini dapat terus dikembangkan di masa mendatang.
(Red)























