Selayarnews-Rumah Sakit Apung dr. Lie Dharmawan atau disingkat dengan RSA dr. Lie adalah sebuah rumah sakit apung yang didirikan oleh dr. Lie A. Dharmawan tahun 19 November 2009; atau sekitar 13 tahun lalu.
Rumah sakit ini diproyeksikan akan membuka layanan selain di dua kecamatan yang ada di Pulau Jampea yaitu Kecamatan Pasimasunggu dan kecamatan Pasimasunggu timur, juga akan dibuka di Seluruh Wilayah Kepulauan.
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kab. Kepulauan Selayar Andi Iskandar, S, KEP NS .M. KM mewakili Kepala Dinas telah menggelar Rapat Kordinasi ( Rakor ) Lintas Sektoral tentang persiapan kehadiran Rumah Sakit Apung Doctor Share dr lie Dharmawan II di Aula Kantor Camat Pasimasunggu, Rabu (5/4/2023).
Rakor ini dihadiri langsung Camat Pasimasunggu Nur Mawing, S. Sos. M. Si, Kapolsek Iptu Daniel. SH. Dan Ramil Kapten Inf. Zainuddin serta koordinator Rumah Sakit Apung dr. Lie Dharmawan.II Dr. Siti Fatimah Zahrah.
Lebih lanjut, Kabid Yankes Andi Iskandar mengatakan jika kedepannya diperlukan kerjasama dan sinergitas dari semua lintas sektor yang ada di dua kecamatan, demi lancarnya pelaksanaan kegiatan pelayanan medis Rumah Sakit Apung yang akan dilaksanakan nanti oleh yayasan dokter peduli Doctor Share di Pulau Jampea.
“Kita butuh kerjasama berbagai pihak karena program ini nantinya bukan cuma dilaksanakan di pulau Jampea tapi di Seluruh wilayah kepulauan Selayar.” pungkasnya kepada Selayarnews pada Rabu(5/4)
Sementara itu Camat Pasimasunggu Nur Mawing, S. Sos. M. Si dihadapan koordinator Doktor Share RS terapung menguraikan tentang kondisi geografis Wilayahnya dan jumlah penduduk Pasimasunggu .
Selain itu Camat juga menyambut baik dan mengapresiasi rencana ini bahkan dirinya bangga karena dari 11 Kecamatan yang ada di Selayar, hanya Pasimasunggu dan Pastim yang mendapatkan program ini.
Senada dengan Koordinator Rumah Sakit Apung dr. Lie Dharmawan. II dr. Siti Fatimah Zahrah dalam penjelasannya mengungkapkan bahwa dari awal perencanaan ini memang sudah terlihat adanya dukungan dari pemerintah setempat, diakui dirinya bahwa sejak pengambilan data awal hingga pada tahap feripikasi dan sosialisasi hari ini dukungan yang diberikan sangat luar biasa.
“Kita berharap semoga kegiatan dengan segala macam program pengobatan yang ditawarkan nanti akan berjalan sesua harapan dan lancar adanya.” Katanya. (Rr)























