Selayarnews.com – Pemilihan kepala desa secara serentak di 54 Desa se Kabupaten Kepulauan Selayar telah selesai di laksanakan. Hampir semua desa berlangsung lancar dan aman, terkecuali Pemilihan Kepala Desa Bontobulaeng Kecamatan Pasimasunggu Timur.
Setelah dilakukan penghitungan ulang calon kepala Desa Nomor urut 5 Andi Mukhtamar berhasil unggul satu suara dari pesaing terberatnya nomor urut 3 Iksar Rais.
Namun hasil ini tidak diterima pendukung calon kepala desa Nomor urut 3 karena ditemukan beberapa indikasi kecurangan yang ditemukan dilapangan.
Akibatnya Ratusan pendukung calon kepala Desa nomor urut 3 mendatangi kantor Camat Pasimasunggu Timur untuk melakukan protes ke PPK tingkat desa.
“Ada beberapa indikasi kecurangan yang ditemukan di lapangan antara lain adanya pemilih yang berasal dari desa sebelah (Bontojati) yang memilih di TPS 3” Ujar Iksar.
“Tidak hanya itu ada juga pemilih yang memilih setelah mendapat undangan memilih jam 11 siang, itupun undangan diberikan bukan oleh PPKD tapi timses nomor urut 5 dan setelah dicek ternyata yang bersangkutan tidak memiliki E-KTP dan sebelumnya kami telah bersepakat dengan PPKD bahwa undangan memilih disebarkan paling lambah H-1 sebelum pencoblosan” Tambah Iksar Rais.
Iksar Rais yang memimpin langsung aksi protes ini juga menyampaikan bahwa para pemilih siluman ini mengaku dibayar sejumlah uang untuk datang memilih.
Atas indikasi kecurangan ini massa pendukung Iksar Rais meminta PPKD untuk melakukan penghitungan ulang hasil pilkades ini dan mengeluarkan suara yang dipilih oleh pemilih yang dianggap siluman ini.
Sementara itu, Panitia Pemilihan Tingkat Desa mengaku tidak bisa mengambil keputusan atas tuntutan massa aksi dan terun berkoordinasi dengan panitia tingkat kabupaten.
*****























