Selayarnews-Seorang balita bernama Naya Cipta Renata (3), warga Dusun Kembangmiati, Desa Komba-Komba, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, tengah berjuang melawan penyakit hidrosefalus yang dideritanya sejak lahir, dengan kondisi yang terus memburuk dan membutuhkan penanganan medis intensif, sebagaimana terpantau pada, Senin (13/04/2026).
Naya, putri dari pasangan Sawari dan Bau Caddi, mengalami pembesaran kepala secara bertahap akibat penumpukan cairan di dalam rongga otak. Seiring bertambahnya usia, kondisinya semakin mengkhawatirkan dan membutuhkan tindakan medis lanjutan yang tidak dapat ditangani secara optimal di fasilitas kesehatan setempat.
Ayah Naya, Sawari, yang bekerja sebagai nelayan, kesulitan memenuhi kebutuhan pengobatan anaknya akibat keterbatasan ekonomi.
“Kami sangat berharap ada bantuan dari pemerintah maupun masyarakat. Kami ingin anak kami mendapatkan penanganan yang layak agar kondisinya bisa membaik,” ujar Firman, anggota BPD Komba-Komba yang juga keluarga pasien.
Ia menjelaskan, selain keterbatasan biaya, keluarga juga menghadapi kendala dalam proses rujukan ke rumah sakit yang memiliki fasilitas dan tenaga medis spesialis. Bahkan, untuk kebutuhan administrasi dasar seperti rekening bank, keluarga sempat tidak memiliki, sehingga bantuan dari pihak lain sangat dibutuhkan untuk menjembatani kebutuhan tersebut.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kepulauan Selayar, Andi Iskandar, membenarkan bahwa kasus hidrosefalus seperti yang dialami Naya memerlukan tindakan operasi dan penanganan lanjutan di rumah sakit rujukan di Makassar.
“Harus operasi, selama ini penyakit seperti ini selalu dirujuk ke Makassar karena peralatan dan dokter di RS KH. Hayyung belum lengkap dan memadai,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pihak Dinas Kesehatan telah beberapa kali melakukan kunjungan untuk memantau kondisi pasien, namun keterbatasan fasilitas menjadi kendala utama dalam upaya penanganan medis secara langsung di daerah.
Kondisi yang dialami Naya menjadi potret nyata tantangan layanan kesehatan di wilayah kepulauan, di mana akses terhadap fasilitas medis yang memadai masih terbatas, sementara kebutuhan penanganan bersifat mendesak dan berkelanjutan.
Keluarga berharap adanya perhatian dan bantuan dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga sosial, maupun masyarakat luas, agar Naya dapat segera dirujuk dan mendapatkan tindakan medis yang diperlukan demi masa depan tumbuh kembangnya.
Bagi masyarakat yang ingin membantu, donasi dapat disalurkan melalui rekening BRI 025701021273534 atas nama Firman, yang dipercaya oleh keluarga untuk menerima dan menyalurkan bantuan. Dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak diharapkan dapat menjadi harapan baru bagi kesembuhan Naya. (Red)























