Selayarnews– Jajaran pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah di Desa Bonea Timur resmi dikukuhkan dan dilantik sebagai wujud kerja strategis mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar dalam mengembangkan gerakan dakwah di tingkat desa.
Kegiatan pelantikan berlangsung di Desa Bonea Timur, Kecamatan Bontomanai, pada Jum’at (07/11) dan dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kepulauan Selayar, Drs. Abdullah, M.Pd., bersama Camat Bontomanai, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Drs. Abdullah, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, terutama mahasiswa ITSBM Selayar yang menjadi penggerak utama dalam proses pembentukan ranting.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa ITSBM Selayar yang telah menjadi motor penggerak terbentuknya ranting-ranting baru ini. Kami berharap pengurus yang baru dilantik mampu menjadi pelopor gerakan dakwah, memakmurkan masjid, dan menghidupkan pengajian yang bisa dihadiri oleh pimpinan daerah kabupaten. Ini adalah langkah strategis dalam memperkuat kepengurusan serta mempererat silaturahmi antar pimpinan ranting dan daerah,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Dosen pembimbing Hedi Alfian, S.Kep., M.KM., kepada Mahasiswa KKN karena acara yang berlangsung meriah dan ceria.
“Apresiasi dan rasa bangga karena kegiatannya meriah dan Pelantikan ini juga merupakan bagian strategis KKN ITSBM Selayar.” Kata Hedi.
Sementara itu, Kepala Desa Bonea Timur, Patri Edy, juga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran mahasiswa KKN ITSBM Selayar telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa ITSBM yang telah membawa semangat baru dalam pemberdayaan masyarakat, terutama melalui kegiatan keagamaan dan sosial seperti pelantikan pimpinan ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah ini. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari sinergi yang terus berlanjut antara pemerintah desa, organisasi keagamaan, dan dunia kampus,” ucapnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud implementasi model KKN Persyarikatan yang dikembangkan ITSBM Selayar, dengan tujuan memaksimalkan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah di tingkat desa.
Semangat mahasiswa ITSBM Selayar di Bonea Timur mencerminkan komitmen perguruan tinggi untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu menjadi agen dakwah dan perubahan sosial di tengah masyarakat.
(Red)























