Selayarnews.com – Dalam RPJMD Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2016 – 2021 diamanatkan bahwa upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan ekonomi kerakyatan, dimana pembangunan bidang ekonomi merupakan prioritas. Ini merupakan upaya untuk menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran. Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. Ir. Marjani Sultan, M. Si saat membuka secara resmi temu usaha bidang ekonomi, di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (14/11/2016).
Marjani mengatakan, salah satu upaya pemerintah untuk memecahkan permasalahan ekonomi masyarakat saat ini adalah menggerakkan kewirausahaan masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan dan pengembangan ekonomi rakyat.
“gerakan ini saya yakini mampu menjadi solusi penyelesaian masalah kemiskinan,” kata Marjani.
Lebih lanjut Merjani mengatakan isu strategis yang bisa dilakukan adalah dengan membina dan mencetak wirausaha baru yang handal yang dapat meningkatkan pertumbuhan modal dasar. Ini yang sangat penting dan perlu terus dikembangkan untuk mendorong kegiatan ekonomi sesuai dengan potensi yang dimiliki daerah ini, “lanjut Sekda Selayar Marjani Sultan.”
“perlu saya jelaska bahwa Pemerintah Daerah Kebupaten Kepulauan Selayar terus melakukan pengembangan ekonomi, salah satunya dengan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Sektor ini mampu menyerap tenaga kerja dan memberi peluang bagi UMKM untuk berkembang dan bersaing dengan pengusaha besar,” jelas Marjani Sultan.
Mengakhiri sambutannya, Sekda Kabupaten Kepulauan Selayar berharap, melalui temu usaha tersebut dapat terlaksana kemitraan antara UMKM dan pengusaha besar perbankan. Hal ini dimaksudkan agar tercapai kerjasama yang saling menguntungkan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan tentang manajemen dan strategi menghadapai persaingan usaha memasuki pasar global, meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kerjasama Pemerintah Daerah dengan pelaku usaha.
Sementara panitia pelaksana, Kepala Bagian Ekonomi Setda, Hj. Rosmiati, S.S., M.Si, melaporkan bahwa peserta temu usaha ekonomi diikuti sebanyak 50 orang yang merupakan pelaku usaha di bidang ekonomi. Ia menyebut sasarannya adalah pelaku usaha mikro kecil dan menengah.
Hadir sejumlah Kepala Badan, Dinas dan Kantor serta pimpinan SKPD dan undangan lainnya. (FIRMAN)























