Selayarnews– KPPN Benteng mengadakan kegiatan Workshop Perluasan Implementasi Digital Payment (Digipay) dan Marketplace Pemerintah, Rabu (16/03/2022).
Bertempat di Aula Sapolohe KPPN Benteng, acara dihadiri oleh Satker (Satuan Kerja) Mitra, BRI Cabang Selayar dan Vendor Digipay Marketplace lingkup KPPN Benteng (Sentra Creative Digital Printing dan Rits Computer).
Dalam pembukaannya, Kepala KPPN Benteng, Sunaryo, menyampaikan bahwa di era revolusi industry 4.0 transaksi tunai sudah mulai ditinggalkan dan bergeser ke transaksi non tunai melalui berbagai platform digital.
“Banyak manfaat dari penggunaan Uang Persediaan melalui sistem marketplace dan digital payment ini, diantaranya yaitu bagi satker adanya efisiensi dan integrasi dalam proses pengadaan, pembayaran, perpajakan, dan pelaporan sehingga lebih simple”ungkap Sunaryo.
Manfaat lain diperoleh perbankan yang mendapatkan pasar baru kredit dan layanan bagi targeted segment, sedangkan bagi vendor mendapatkan manfaat berupa kepastian pembayaran dan peluang menjadi rekanan bagi satker menjadi lebih luas.
Lebih lanjut Sunaryo menjelaskan bahwa bagi auditor dan Direktorat Jenderal Pajak, Market Place Digipay ini dapat mengurangi potensi fraud, e-audit, dan memastikan kepatuhan wajib pajak, serta dapat meningkatkan efisiensi manajemen likuiditas, perencanaan kas yang efektif dan memperoleh data analytics. Transaksi non tunai juga lebih cocok dilakukan dimasa pandemi.
Untuk diketahui bahwa sampai saat ini masih sedikit satker yang menggunakan digipay maupun Kartu Kredit Pemerintah (KKP). Hal tersebut yang mendorong KPPN Benteng berinisiatif untuk menyelenggarakan worksop dengan menggandeng perbankan dan vendor sehingga diharapkan terjadi pertukaran informasi terkait penggunaan digipay dan marketplace antar pihak-pihak terkait.
Selain itu, KPPN Benteng telah memiliki pengalaman lebih dari 2 tahun menggunakan KKP maupun digipay dan telah menggandeng lebih dari 9 vendor sehingga tinggal ditiru dan diikuti oleh Satker lain.
KPPN Benteng juga siap untuk melakukan asistensi dan pendampingan bagi satker-satker yang akan mengimplementasikan penggunaan digipay dan marketplace pemerintah.
Pada sesi pemaparan dari Duta Transformasi Kelembagaan KPPN Benteng, Arief Noer, disebutkan bahwa implementasi digipay dan marketplace pemerintah merupakan salah satu dari Quick Win Ditjen Perbendaharaan.
Kepala Seksi Pencairan Dana dan Manajemen Satker (PDMS), Muslimin, pada kesempatan tersebut juga menyampaikan materi perluasan implementasi Digipay dan Marketplace Pemerintah dengan bekerjasama dengan Bank HIMBARA atas penggunaan Uang Persediaan yang dikelola oleh Satker.
Pada Workshop ini juga dilakukan diskusi dan penyampaian testimoni penggunaan digipay dari Satker, Bank BRI dan Vendor Digipay Marketplace.
“Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan penggunaan Digital Payment dan Marketplace Pemerintah baik dari sisi jumlah satker pengguna maupun jumlah dan nilai transaksinya,” tutup Sunaryo.























