Selayarnews– H. Syamsul Rizal buka suara akan arah politiknya kedepan. Ia pun memastikan diri tidak berniat untuk maju di kontestasi politik Selayar dan akan fokus di wilayah domisilinya sekarang yaitu Makassar. Hal ini ia sampaikan pada Silatnas Permas 2022 di Gedung Phinisi UNM, Minggu (16/4/2022).
Deng Ical sapaan akrabnya, mengatakan biarkan orang yang berada di Selayar yang bertarung dalam kontestasi politik setempat sedangkan dirinya akan fokus di Ibukota.
“Berkali-kali saya kasih tau sama teman-teman kalau saya, diminta di kabupaten kepulauan selayar, porsi ku itu di makassar mi, jangan maki di selayar (Maju Pilkada/Pileg). Yang tinggal di selayar saja, “ Ungkap Daeng Ical dalam sambutannya di Silatnas Permas, Minggu (18/04/2022).
Lebih lanjut, ditanya apakah akan mencalonkan dalam Pilwalkot Makassar, Pilgub Sulsel ataupun Pileg DPR RI, Daeng Ical menjawab, untuk mengukur semuanya saat Desember, mantan Wakil Walikota Makassar itu juga mengatakan akan hengkang dari Golkar dan akan berlabuh ke partai lain.
“Belumpi, pokoknya desember pi baru saya hitungki, intinya partai pengusungkuji dulu PKB, PDI, Hanura, disitupi Desember saya hitung, saya survei ki kalau diterima ki di politik kembali “ jelasnya ketika ditemui Selayarnews.
Untuk diketahui, Daeng Ical terakhir bertarung di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar pada 2019 berpasangan dengan Fadli Ananda.
Meski saat itu berstatus sebagai kader Partai Golkar, namun namanya tidak mendapat surat rekomendasi dari partainya. Pasangan yang disebut Dilan ini malah diusung oleh PDI Perjuangan, PKB, dan Hanura.
Publik menduga Putra Selayar ini akan memilih Partai Kebangkitan Bangsa, dikarenakan Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad berkata akan mengusung Daeng Ical di Dapil Sulsel I dan Tomy Satria Yulianto di Sulsel II.
Seperti diketahui Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan I yaitu Kepulauan Selayar, Makassar, Sinjai, Bulukumba, Takalar, Gowa, Jeneponto, Bantaeng dan Takalar.
“Kemungkinan keduanya kita ajukan sebagai caleg untuk DPR RI. (Deng Ical) dari dapil Sulsel I dan (Tomy) Sulsel II,” jelas Azhar yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel ini.
Namun, sebagai Ketua DPP Permas (Persatuan Masyarakat Selayar) dan Ketua PMI (Palang Merah Indonesia) Makassar sekaligus Dosen Universitas Fajar, ia mengungkapkan akan mengurus ketiga hal itu untuk sekarang.“Saya ini urus dulu Permas, urus dulu palang merah, urus dulu kampusku,” tegasnya.
Terakhir, ia mengatakan sebelum memutuskan untuk kembali berpolitik, ia akan mengejar target sebagai Lektor Kepala di Universitas Fajar.
“Aman alhamdulillah mudah mudahan bisaki september kalaupun tidak desemberlah (Menjadi Lektor Kepala). Sebelum memutuskan mesti lektor kepala,” tutupnya. (AL Fath)























