• Copyright
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Inside Selayarnews.com
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, Mei 4, 2026
Selayarnews.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Pariwisata
    Pantai Punagaan Selayar Siap Terapkan Slow and Mindful Coastal Tourism, BUMDes Baloka Mandiri Dapat Pendampingan Unhas

    Pantai Punagaan Selayar Siap Terapkan Slow and Mindful Coastal Tourism, BUMDes Baloka Mandiri Dapat Pendampingan Unhas

    Soto Banjar Jl. Bonto Benteng Selayar, Bukti Bahwa Lezat Tak Harus Mewah

    Soto Banjar Jl. Bonto Benteng Selayar, Bukti Bahwa Lezat Tak Harus Mewah

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Peringatan Milad ke-114 Masjid Besar Babul Khaer, Diramaikan Jalan Sehat, Penghargaan dan Bansos

    Peringatan Milad ke-114 Masjid Besar Babul Khaer, Diramaikan Jalan Sehat, Penghargaan dan Bansos

    Muhammad Yusri Lepas 53 Tim Peserta Mancing Mania HUT RI ke-79 di Barugaia

    Muhammad Yusri Lepas 53 Tim Peserta Mancing Mania HUT RI ke-79 di Barugaia

  • Hukum
  • KPPN Benteng
    Menakar Klaim Amran Sulaiman, Hilirisasi Kelapa Bisa Hasilkan Devisa Hingga Rp 4.800 Triliun

    Menakar Klaim Amran Sulaiman, Hilirisasi Kelapa Bisa Hasilkan Devisa Hingga Rp 4.800 Triliun

    Sri Mulyani Resmi Diganti, ini Profil Menteri Keuangan Baru Purbaya Sadewa

    Sri Mulyani Resmi Diganti, ini Profil Menteri Keuangan Baru Purbaya Sadewa

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Pulau-pulau Selayar 35 Ribu, Bukan 50 Ribu

    Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Pulau-pulau Selayar 35 Ribu, Bukan 50 Ribu

  • Lainnya
  • Peristiwa
  • Beranda
  • Pariwisata
    Pantai Punagaan Selayar Siap Terapkan Slow and Mindful Coastal Tourism, BUMDes Baloka Mandiri Dapat Pendampingan Unhas

    Pantai Punagaan Selayar Siap Terapkan Slow and Mindful Coastal Tourism, BUMDes Baloka Mandiri Dapat Pendampingan Unhas

    Soto Banjar Jl. Bonto Benteng Selayar, Bukti Bahwa Lezat Tak Harus Mewah

    Soto Banjar Jl. Bonto Benteng Selayar, Bukti Bahwa Lezat Tak Harus Mewah

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Peringatan Milad ke-114 Masjid Besar Babul Khaer, Diramaikan Jalan Sehat, Penghargaan dan Bansos

    Peringatan Milad ke-114 Masjid Besar Babul Khaer, Diramaikan Jalan Sehat, Penghargaan dan Bansos

    Muhammad Yusri Lepas 53 Tim Peserta Mancing Mania HUT RI ke-79 di Barugaia

    Muhammad Yusri Lepas 53 Tim Peserta Mancing Mania HUT RI ke-79 di Barugaia

  • Hukum
  • KPPN Benteng
    Menakar Klaim Amran Sulaiman, Hilirisasi Kelapa Bisa Hasilkan Devisa Hingga Rp 4.800 Triliun

    Menakar Klaim Amran Sulaiman, Hilirisasi Kelapa Bisa Hasilkan Devisa Hingga Rp 4.800 Triliun

    Sri Mulyani Resmi Diganti, ini Profil Menteri Keuangan Baru Purbaya Sadewa

    Sri Mulyani Resmi Diganti, ini Profil Menteri Keuangan Baru Purbaya Sadewa

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Pulau-pulau Selayar 35 Ribu, Bukan 50 Ribu

    Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Pulau-pulau Selayar 35 Ribu, Bukan 50 Ribu

  • Lainnya
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Selayar News
No Result
View All Result
Home NEWS

Desa Transmigran Lepas Dari Zona Kawasan, Desa Asli di Taka Bonerate Justru Tetap Terbelenggu

by oi
21/09/2025
0

Editorial Redaksi

Selayarnews-Kebijakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) bersama Komisi V DPR RI, yang diberitakan beberapa Media Nasional hari ini, Minggu (21/09) untuk mengeluarkan desa-desa transmigran dari status kawasan hutan dan taman nasional membawa kabar baik. Ribuan kepala keluarga akhirnya mendapat kepastian hukum atas lahan yang mereka tinggali puluhan tahun. Ketidakpastian status tanah, yang selama ini mengekang pembangunan desa-desa transmigrasi, berangsur diakhiri lewat produk hukum komprehensif.

READ ALSO

Optimalkan Pembinaan Kepribadian, Rutan Selayar Gelar Pembelajaran Al-Qur’an

RTLH Dimulai, TMMD ke-128 Wujudkan Rumah Layak di Kahu–Kahu

Namun di balik euforia itu, ada ironi yang menyayat: bagaimana dengan desa-desa asli yang jauh lebih tua, yang sejak ratusan tahun lalu mendiami kawasan Taman Nasional Taka Bonerate di Kepulauan Selayar? Mereka bukan pendatang program transmigrasi, melainkan pewaris sejarah, budaya, dan ekologi. Desa-desa seperti Tarupa, Rajuni, Latondu, Jinato, Tambuna hingga Pasitallu Raya menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas Taka Bonerate. Puluhan ribu jiwa di sana telah lama menjaga laut dan gugusan atol terbesar ketiga dunia itu. Sayangnya, sejak penetapan Taka Bonerate sebagai taman nasional pada 1992, status mereka seolah menggantung.

Mereka diperlakukan bak tamu di rumah sendiri. Kehidupan dibatasi oleh zonasi taman nasional: zona inti, zona pemanfaatan, hingga zona tradisional. Betul, zona tradisional memberi ruang terbatas untuk aktivitas nelayan, namun tetap saja tidak pernah memberi kepastian hak. Warga dibiarkan dalam bayang-bayang regulasi yang kaku. Mereka sulit mengakses pembangunan infrastruktur, layanan publik, bantuan usaha, bahkan permodalan, karena tanah yang mereka pijak tidak pernah diakui sebagai hak sah.

Kompleksitas hidup sehari-hari pun makin menekan. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah laporan lokal dan nasional menggambarkan kerasnya perjuangan warga Taka Bonerate mencari nafkah:
Pertama, kerusakan ekosistem akibat destructive fishing. Bom, bius, hingga potasium masih digunakan sebagian nelayan luar daerah, merusak terumbu karang yang menjadi lumbung ikan. Akibatnya hasil tangkapan nelayan lokal menurun drastis.

Kedua, alat tangkap yang terbatas dan tidak sebanding dengan nelayan dari luar. Warga asli masih mengandalkan perahu kecil dan jaring tradisional, sementara nelayan luar masuk dengan kapal besar dan teknologi modern. Hasil tangkapan mereka kalah jauh, sedangkan ongkos melaut naik karena harga BBM dan peralatan.

Ketiga, kebijakan pembatasan aktivitas di beberapa zona taman nasional, yang membatasi ruang gerak mereka tanpa kompensasi memadai.

Keempat, kelemahan pengawasan dan data yang tak akurat. Pemerintah daerah sendiri mengakui bahwa pendataan nelayan masih lemah, sehingga bantuan alat tangkap tidak merata, bahkan ada kelompok nelayan yang layak tapi terlewat dari daftar. Data yang salah ini berujung pada kebijakan yang salah sasaran.

Kelima, rantai distribusi hasil tangkapan yang panjang. Nelayan menjual ikan dengan harga rendah karena tidak ada fasilitas penyimpanan dan pengolahan. Harga di tangan pengepul seringkali tidak sebanding dengan tenaga dan biaya operasional mereka.

Keenam, konflik regulasi dengan pengelola taman nasional. Ketidakjelasan batas zona membuat masyarakat kerap dilarang beraktivitas di wilayah yang mereka anggap sebagai pemukiman atau lahan lama. Banyak warga merasa selalu diawasi, seakan-akan mereka adalah ancaman bagi taman nasional, padahal merekalah penjaga laut itu selama generasi.
Ketujuh, tekanan ekonomi domestik. Kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, hingga ongkos melaut, membuat banyak keluarga terpaksa mengurangi konsumsi, menunda pendidikan anak, atau berutang. Mereka hidup di kawasan wisata dunia dengan potensi luar biasa, tapi kesejahteraan jauh dari ideal.

Semua kompleksitas ini memperlihatkan ironi besar: desa-desa transmigran kini dilepaskan dari status kawasan, tetapi desa-desa asli yang justru menjadi bagian dari sejarah dan ekologi bangsa masih terbelenggu dalam kerangkeng administratif. Negara tidak boleh membiarkan standar ganda ini berlanjut.

Pelepasan desa-desa transmigran dari status kawasan patut diapresiasi sebagai langkah maju. Namun kebijakan itu akan cacat bila desa-desa asli Taka Bonerate terus dibiarkan terjebak dalam ketidakpastian hukum. Mengapa masyarakat pewaris alam harus terus hidup sebagai “penumpang” di tanahnya sendiri?

Negara harus hadir, bukan hanya sebagai regulator konservasi, tetapi juga sebagai pengayom rakyat. Solusi bisa berupa pelepasan status desa dari zona taman nasional, skema perhutanan sosial yang lebih adil, atau produk hukum baru yang mengakui hak warga asli. Yang jelas, keadilan tak boleh setengah hati.

Jika desa transmigran bisa mendapat pengakuan, maka desa asli Taka Bonerate lebih pantas diperjuangkan. Mereka bukan ancaman bagi alam, melainkan bagian dari alam itu sendiri. Mengabaikan mereka sama saja melupakan sejarah dan mengkhianati wajah Indonesia yang sejati.


(Tim)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp

Terkait

ShareTweetShare

Related Posts

Optimalkan Pembinaan Kepribadian, Rutan Selayar Gelar Pembelajaran Al-Qur’an
NEWS

Optimalkan Pembinaan Kepribadian, Rutan Selayar Gelar Pembelajaran Al-Qur’an

04/05/2026
RTLH Dimulai, TMMD ke-128 Wujudkan Rumah Layak di Kahu–Kahu
NEWS

RTLH Dimulai, TMMD ke-128 Wujudkan Rumah Layak di Kahu–Kahu

04/05/2026
Satgas TMMD ke-128 Manfaatkan Perahu Tradisional untuk Angkut Material RTLH di Kahu–Kahu
NEWS

Satgas TMMD ke-128 Manfaatkan Perahu Tradisional untuk Angkut Material RTLH di Kahu–Kahu

04/05/2026
Dansatgas TMMD Disambut Haru Warga Penerima Bantuan RTLH di Kahu-Kahu Utara
NEWS

Dansatgas TMMD Disambut Haru Warga Penerima Bantuan RTLH di Kahu-Kahu Utara

04/05/2026
Percepat Pembangunan Infrastruktur, Satgas TMMD 128 Selayar Kejar Target Parit dan Jalan Akses Warga
NEWS

Percepat Pembangunan Infrastruktur, Satgas TMMD 128 Selayar Kejar Target Parit dan Jalan Akses Warga

03/05/2026
Kodim 1415/Selayar Perketat Pengawasan TMMD ke-128, Staf Teritorial Kunci Utama di Lapangan
NEWS

Kodim 1415/Selayar Perketat Pengawasan TMMD ke-128, Staf Teritorial Kunci Utama di Lapangan

03/05/2026

BERITA POPULER

Suasana Penuh Haru, Warnai Kedatangan Keluarga Besar  Rapsel Ali dari Selayar

Suasana Penuh Haru, Warnai Kedatangan Keluarga Besar Rapsel Ali dari Selayar

09/04/2023
Polemik Paskibra Bertugas Dalam Keadaan Lapar, Unit Tipikor Polres Selayar Akan Lakukan Penyelidikan

Polemik Paskibra Bertugas Dalam Keadaan Lapar, Unit Tipikor Polres Selayar Akan Lakukan Penyelidikan

21/08/2023
Kisruh Paskibra, Bupati Basli Ali Nonjobkan Tiga Pejabat Penanggung Jawab

Kisruh Paskibra, Bupati Basli Ali Nonjobkan Tiga Pejabat Penanggung Jawab

24/08/2023
Teridentifikasi, Mayat yang Ditemukan di Barugaia Selayar dijemput Keluarga

Teridentifikasi, Mayat yang Ditemukan di Barugaia Selayar dijemput Keluarga

22/11/2022
Breaking News, Legislator Sulsel Ince Langke Meninggal Dunia

Breaking News, Legislator Sulsel Ince Langke Meninggal Dunia

08/09/2020

PILIHAN EDITOR

Wakil Bupati Selayar Ikut Terus Dorong Upaya Peningkatan Status SAR Selayar

Wakil Bupati Selayar Ikut Terus Dorong Upaya Peningkatan Status SAR Selayar

24/08/2021
Pemerintah Desa Kohala Sosialisasi Waspada Covid 19, Sejumlah Pesta Pernikahan Dibatalkan

Pemerintah Desa Kohala Sosialisasi Waspada Covid 19, Sejumlah Pesta Pernikahan Dibatalkan

30/03/2020
REMAJA Selayar Deklarasi Dukung Jokowi – Ma’ruf Amin

REMAJA Selayar Deklarasi Dukung Jokowi – Ma’ruf Amin

22/12/2018
Rutan Selayar Gelar Ujian Paket B Warga Binaan, Penuhi Hak Pendidikan

Rutan Selayar Gelar Ujian Paket B Warga Binaan, Penuhi Hak Pendidikan

11/05/2022

Recent Posts

  • Optimalkan Pembinaan Kepribadian, Rutan Selayar Gelar Pembelajaran Al-Qur’an
  • RTLH Dimulai, TMMD ke-128 Wujudkan Rumah Layak di Kahu–Kahu
  • Satgas TMMD ke-128 Manfaatkan Perahu Tradisional untuk Angkut Material RTLH di Kahu–Kahu
  • Dansatgas TMMD Disambut Haru Warga Penerima Bantuan RTLH di Kahu-Kahu Utara

Kategori

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • NEWS
  • Olahraga
  • OPINI
  • Pemerintah Desa
  • Pemkab Selayar
  • Pendidikan
  • Polisi Kita
  • Politik
  • Suara Parlemen
  • Techno
  • Wisata

Tentang Kami

Selayarnews.com

Media Selayarnews.com dibawah naungan PT.DIPA MEDIA NUSANTARA senantiasa memberikan berita berita teraktual, terpercaya dan berimbang sebagai salah satu referensi berita Tanadoang

Follow us

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Inside Selayarnews.com

Copyright @ 2016 Selayarnews, All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pariwisata
  • Hukum
  • KPPN Benteng
  • Lainnya
  • Peristiwa

Copyright @ 2016 Selayarnews, All right reserved