Selayarnews– Kelengkapan Persyaratan untuk mendaftar di KUA bagi pasangan yang ingin menikah harus menyertakan dokumenberupa Sertifikat Elektronik Siap Nikah Siap Hamil (Elsimil). Ketentuan ini mulai berlaku besok 1 Maret 2023.
Hal ini diketahui setelah, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengumumkan bahwa setiap calon pengantin (catin) yang akan menikah harus memiliki sertifikat Elektronik Siap Nikah Siap Hamil (Elsimil), sebelum melangsungkan pernikahan.
Untuk penerapan hal tersebut BKKBN sudah menjalin kerjasama dengan Kementerian Agama dengan mengeluarkan surat edaran.
Dijelaskan secara teknis, tiga bulan sebelum menikah para calon pengantin telah memiliki sertifikat Elsimil, yang kemudian dilaporkan kepada Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.
“Saya imbau agar semua calon pasangan pengantin, sebelum mendaftarkan diri di Kemenag, agar memiliki sertifikat Elsimil. Apabila belum memiliki sertifikat tersebut, tidak boleh menjalankan pernikahan,” ujar Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN Victor Palimbong dalam keterangannya, beberapa Waktu lalu, sebagaimana dikutip dari Media Indonesia.
Para Pasangan Calon pengantin minimal tiga bulan sebelum menikah untuk mengunduh dan mengisi aplikasi Elsimil, setelah melakukan pemeriksaan kesehatan. Seperti, usia, berat badan, pemeriksaan kadar Hemoglobin (HB) dan ukuran lingkar lengan atas.
Hingga 30 Desember 2022, terdapat 724.353 catin yang melakukan registrasi di aplikasi Elsimil. Rinciannya, sebanyak 394.374 catin telah mengisi kuisioner kesehatan tersebut.
“Salah satu strategi dari percepatan penurunan stunting oleh BKKBN adalah strategi percepatan penurunan stunting dari hulu dengan skrining. Lalu, edukasi kesehatan reproduksi dan gizi serta pendampingan bagi calon pengantin lewat aplikasi Elektronik Siap Nikah Siap Hamil atau Elsimil,” imbuh Victor.
Aplikasi Elsimil disebutnya sejalan dengan roh reformasi birokrasi, yakni digitalisasi sistem pelayanan. Tingginya angka anemia pada pada remaja dan calon pengantin perempuan dinilai berkontribusi besar dalam meningkat kan angka prevalensi stunting.
“Jika kita dapat mengoreksi anemia pada calon pengantin, kita dapat menyingkirkan risiko bayi berat badan lahir rendah (BBLR), hingga risiko stunting. Implementasi dalam bentuk kegiatan skrining, edukasi serta pendampingan, akan menghasilkan output sertifikat Siap Nikah,” jelasnya.
Untuk diketahui Aplikasi Elsimil merupakan program dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai upaya menurunkan angka stunting di Indonesia.
Berikut cara pendaftaran Sertifikat ELSIMIL secara online untuk calon Istri :
1. Download aplikasi ELSIMIL
2. Lakukan registrasi dengan menuliskan identitas pada kolom yang sudah disediakan seperti NIK KTP dan nama.
3. Klik ‘tambahkan pasangan’ ,maka akan muncul kode dan tutorial. Sebaiknya tutorial di screenshot agar bisa dikirim ke pasangan sebagai panduan agar akun bisa saling terintegrasi.
4. Lakukan cek kesehatan dan vaksin di puskesmas, mintalah data Tinggi Badan (TB) , Berat Badan (BB) ,Hb (Hemoglobin) dan Lila (lingkar lengan) kepada bidan. Catatan: Pastikan tidak sedang haid agar bisa cek hb.
5. Jika sudah mendapatkan data TB, BB, HB, dan Lila, klik menu ‘kuesioner’ kemudian sub menu ‘mulai kuesioner’.
6. Jika sudah, maka kolom TB, BB, dan Lila akan muncul, silahkan isi sesuai data saat cek kesehatan di puskesmas.
7. Jika sudah, silahkan tuliskan tempat Anda melakukan cek kesehatan, misal : Puskesmas Banjarnegara. (Jika puskesmas tempat Anda periksa tidak muncul, maka pilih ‘lainnya’ yang ada di urutan paling bawah)
8. Jika sudah terisi, maka sertifikat ELSIMIL akan muncul kemudian klik cetak/print untuk persyaratan mendaftar KUA.
Cara pendaftaran sertifikat Online Elsimil untuk Calon Suami sbb;
1. Download aplikasi ELSIMIL
2. Lakukan registrasi dengan menuliskan identitas pada kolom yang sudah disediakan seperti NIK KTP dan nama.
3. Lalu klik ‘menu’, kemudian klik ‘tambahkan pasangan’, lalu tuliskan KTP pasangan (calin istri) dan profil ID istri yang sudah dibagikan sebelumnya.
4. Setelah itu kamu klik menu Akun > Biodata Pasangan lalu klik tombol Terima.
5. Klik menu ‘kuesioner’ lalu klik ‘mulai kuesioner’. 6. Isi data nama dan apakah Anda merokok atau tidak
7. Jika sudah, maka sertifikat online akan muncul, lalu klik ‘cetak/print’.
8. Jika sudah terisi, maka sertifikat ELSIMIL akan muncul kemudian klik cetak/print untuk persyaratan mendaftar KUA.
Menanggapi hal ini salah seorang Pemuda asal Benteng Kepulauan Selayar berinisial AS (25 Tahun) yang berencana akan melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya tahun depan (2024), berharap bahwa kebijakan ini benar tujuannya untuk kesehatan dan jika memang Pemerintah bertujuan untuk itu, agar kiranya biaya untuk penerbitan sertifikat Elsimil ini, seperti pemeriksaan Kesehatan untuk bahan pengisian Kuisioner di Aplikasi dapat digratiskan dan tidak lagi dibebankan kepada Calon pengantin.
” Kalau tujuannya untuk kesehatan ini program yang bagus, tapi saya berharap agar biayanya tidak tinggi, karena katanya harus cek kesehatan di Puskesmas atau di Fasilitas kesehatan lainnya, semoga ini biayanya tidak terlalu tinggi kalau bisa gratis dan tidak dibebankan lagi kepada Calon pengantin. Jadi kalau bisa jangan dibikin tambah rumit Pak, ini saja uang panaik belumpi cukup !” Katanya penuh harap. (Red)























