Selayarnews– Hadir mewakili Gubernur Sulawesi Selatan dr. Rachmawati Syahrir, Sp.KK., M.Kes., menekankan pentingnya peningkatan sektor perikanan dan kelautan sebagai penggerak ekonomi daerah, karena daerah ini memiliki potensi yang sangat besar di Sektor tersebut. Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang dibuka oleh Wakil Bupati Selayar Drs. H. Muchtar, M.M., di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan, di antaranya Kabag Log Polres Kepulauan Selayar Kompol Sardan, S.E., Pasi Ops Kodim 1415 Kepulauan Selayar Kapten Inf. Khaeruddin, Ketua PN Kepulauan Selayar Harwansah, S.H., M.H., perwakilan Kejaksaan, anggota DPRD, para kepala OPD, camat, serta perwakilan organisasi wanita.
Dalam sambutannya, dr. Rachmawati Syahrir yang mewakili Gubernur Sulsel menegaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 harus sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.
“Dalam penyusunan RKPD 2027, Kabupaten Kepulauan Selayar harus memastikan keselarasan arah kebijakan dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” ujarnya.
Ia juga menekankan agar kebijakan daerah mendukung program prioritas nasional, sekaligus mengoptimalkan potensi unggulan daerah.
“Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki potensi besar di sektor perikanan dan kelautan, sehingga perlu ditingkatkan pengelolaannya agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa arah pembangunan perlu difokuskan pada penguatan sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing, peningkatan produktivitas ekonomi daerah, penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM, serta penguatan ekosistem dan konektivitas wilayah.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Selayar Drs. H. Muchtar, M.M., menyampaikan capaian pembangunan daerah tahun 2025 yang menunjukkan tren positif.
“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Selayar mencapai 3,98 persen, pendapatan per kapita meningkat menjadi 62,11 juta rupiah, serta angka kemiskinan menurun menjadi 10,6 persen,” ungkapnya.
Ia menambahkan, melalui Musrembang RKPD Tahun 2027 ini seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran dalam rangka pembangunan daerah.
“Kami mengharapkan seluruh pihak dapat berkontribusi memberikan saran dan masukan demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Selayar serta mendukung program nasional,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, anggota DPRD juga menyampaikan pokok-pokok pikiran yang mencakup pembangunan tanggul penahan ombak di Desa Harapan Kecamatan Bontosikuyu, perbaikan sanitasi, pembangunan drainase di Desa Mekar Indah Kecamatan Buki, pagar pembatas jalan, perbaikan infrastruktur jalan di Desa Palemba Kecamatan Bontoharu, hingga bantuan sarana bagi nelayan di wilayah kepulauan.
Kegiatan Musrembang ditutup dengan penandatanganan fakta integritas dan berita acara oleh perwakilan peserta, kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif sebagai bagian dari upaya menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pusat.
(Red)























