Benteng – Genjot presentasi angka masyarakat yang ikut vaksinasi, tim gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD dan Dinkes di Kabupaten Kepulauan Selayar rutin menggelar pemeriksaan kartu vaksinasi bagi para pengguna jalan sejak beberapa hari lalu.
Kali ini, Tim gabungan melakukan pemeriksaan bagi pengguna jalan di wilayah Jl. Ahmad Yani ke Jl. Qadir Kasim, perempatan menuju arah RS. K.H. Hayyung Selayar hari ini sekitar pukul 14:35 WITA.
“Kali ini kami bersama tim gabungan melaksanakan tugas pengawalan dan pengamanan program vaksinasi yang berlokasi di ujung jalur dua (Jl. Ahmad Yani) tepatnya didepan SD Islam Terpadu Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar. Kami menghimbau kepada masyarakat yang ada di sekitar agar ikut melaksanakan vaksinasi dengan kesadaran mengikuti program pemerintah yaitu melaksanakan vaksinasi bagi seluruh bangsa Indonesia yang dilakukan di seluruh wilayah Indonesia,” Ungkap Iptu Wahyu Widodo yang merupakan personel Polres Selayar saat ditemui di lapangan, Jum’at (31/12).
Kegiatan yang dilakukan Tim gabungan ini bertujuan untuk meningkatkan angka presentasi masyarakat yang sudah divaksin dengan memperketat pemeriksaan kartu vaksin. “Sebelum di lokasi ini, tadi pagi kami sudah melakukan pengamanan dan pengawalan di wilayah Kolo-kolo dan ada sekitar 30 orang yang kami temukan belum melakukan vaksin lalu kami arahkan untum segara divaksin,” Lanjutnya.
Ia menerangkan bahwa tidak ada sanksi hukum apapun yang akan diberikan dalam kegiatan Tim gabungan tersebut, karena murni bertujuan untuk menciptakan kondisi yang aman dan terkendali dengan terbentuknya kekebalan kelompok jika mayoritas masyarakat telah divaksin.
“Untuk di lokasi saat ini kami dibantu oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Bontosunggu yang standby di salah satu ruang kelas SD Islam Terpadu yang kami gunakan sebagai ruangan vaksinasi jika ditemukan masyarakat yang belum mendapat vaksin baik dosis pertama maupun dosis kedua dan hingga saat ini sudah ada sekitar 50 orang yang telah mengikuti vaksinasi ditempat ini dan jumlah itu belum final karena kita akan tunggu hingga pukul 18:00 WITA nanti untuk mendapatkan jumlah total,” Tukasnya.
Kegiatan tersebut menurutnya akan terus dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan, tergantung dari kebijakan pemerintah pusat.
“Ini adalah kegiatan secara nasional yang bukan cuma di Selayar atau di Provinsi Sulawesi Selatan saja tapi di semua wilayah di indonesia. Ini akan terus dilakukan sampai ada pencabutan dari pusat dan sebagai warga negara yang baik kita tentu harus ikut apa yang menjadi kebijakan dari pemerintah kita,” Kuncinya.
Bolls























