BENTENG – Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Kepulauan Selayar dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Laode Arumahi, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Sudirman Rahim, Koordiv SDM Kecamatan, Kepala Sekretariat Kecamatan dan Penerima Uang Muka Kecamatan (PUMK) Se-Kabupaten Kepulauan Selayar di Aula Rayhan Square, Rabu (4/30).
Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar Andi Marwiyah sekaligus sebagai Ketua Panitia Bimtek melaporkan, kegiatan ini sesuai dengan Peraturan Bawaslu RI No.7 Tahun 2019 dan Peraturan Bawaslu No.1 Tahun 2020. Maksud kegiatan Bimtek Pelaksanaan Pengelolaan Keuangan (Dana Hibah) Pilkada 2020 adalah memberikan pemahaman kepada peserta terkait pelaksaanaan pengelolaan Dana Hibah.
“dengan pelaksanan Bimbingan Teknis ini semoga dapat menciptakan ketertiban administrasi pengelolaan keuangan Panwascam dengan pengelolaan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga dapat memberikan manfaat dalam pembanguna demokrasi pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2020. Suksesnya pengawasan juga ditentukan dengan suksesnya pengelolaan administrasi keuangan,” ungkapnya.
Bimbingan Teknis (Bimtek) ini akan dilakukan selama dua hari mulai dari 4 hingga 5 Maret 2020 di Aula Rayhan Square dengan jumlah peserta sebanyak 44 orang
“ini terdiri dari koordinator SDM, Kepala Sekretariat, PUMK dan Staf pengelola keuangan Panwascam dari 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar,” imbuhnya.
Selanjutnya, ia juga menambahkan bahwa ada peserta belum sempat hadir dalam pembukaan Bimtek ini karena disebabkan oleh waktu perjalanan.
“Kecamatan Pasi Lambena belum sempat hadir karena Kapal yang ditumpangi tidak dapat sandar di Pelabuhan Pattumbukang dan harus sandar di Pelabuhan Pamatata. Mungkin sebentar malam teman-teman itu akan tiba disini,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Selayar Suharno menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah upaya untuk bisa memaksimalkan proses menuju Pilkada 2020.
“jadi kami beberapa kali berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi untuk menyesuaikan waktu, karena ini adalah yang pertama kali terkhusus kita melakukan pengelolaan Bimtek Pengelolaan Keuangan (Dana Hibah) yang dulunya kita melakukan Bimtek Sekretariat dan Pelanggaran,” Ungkap Suharno.
Terkait dengan kegiatan ini menurut Suharno, sudah termasuk dalam tahapan pelaksanan menuju Pilkada 2020 Kabupaten Kepulauan Selayar maka dari itu perlu kiranya agar Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan Bimtek agar nantinya laporan tentang pengelolaan keuangan bisa termaksimalkan.
“mudah-mudahan melaui Bimtek kali ini bapak ibu semua bisa mendapatkan kekuatan dan pemahaman sehingga betul-betul tidak ada kendala saat nanti melaksanakan tugas,” tambahnya.
Untuk Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Kepulauan Selayar jelas Suharno mendapatkan Dana Hibah dari Pemerintah Daerah sebesar 7,3 Milliar mudah-mudahan cukup dan tercukupi.
“alhamdulillah, dalam proses mulai dari pembahasan APBD dana hibah ini kami tidak mengalami banyak persoalan sampai sekarang kita sudah melaksanakan Bimtek ini,” jelasnya.
Sementara Kepala Sekretariat Badan Pengawas Pemuli Provinsi Sulawesi Selatan Sudirman Rahim menyampaikan, Bimtek pengelolaan keuangan harus dilaksanakan oleh Bawaslu kepada para anggotanya.
“karena kalau ini (Bimtek) tidak dilaksanakan bisa menjadi masalah,” ungkap Sudirman Rahim.
Ada dua kegiatan besar dalam tahapan penyelenggaraan Pilkada itu diranah Pimpinan, semua tahapan penyelenggaraan Pilkada adalah ranah Pimpinan.
Kemudian di Sekretariat juga ada tugas berat yaitu pengelolaan anggaran yang perlu kehati-hatian dalam pelaksanaannya.
“nah, dua sisi ini kalau mau dikatakan Bawaslu berhasil tentunya harus bisa sukses dalam pengawasan tahapan penyelenggaraan Pemilu dan kita harus sukses di pengelolaan anggaran. Oleh karena itu bagi teman-teman yang diberikan amanah untuk mengelola anggaran sangat penting untuk diperhatikan Bimbingan Teknis ini,” ujar Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi ini.
MUH. HATIM AL ASSHAMM























