Selayarnews– Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Pemerintah Provinsi Sulsel, Andi Agung S.St.Pi, M.Si saat ini sementara memperjuangkan untuk Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) untuk Kabupaten Kepulauan Selayar dan Pangkep. Hal tersebut disampaikan langsung pada saat Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Provinsi Sulsel, beberapa waktu lalu.
” Di Sulawesi Selatan sudah ada 31 SPDN/SPBN yang dibangun dan sementara proses 5 SPDN/SPBN yang akan dibangun tahun ini. Hanya saja khusus di wilayah Kepulauan Selayar dan Pangkep daerah pulau belum ada pelayanan SPBN, padahal kedua Kabupaten ini yang memiliki jumlah Nelayan yang sangat besar” Kata Andi Agung
Putra daerah Kepulauan Selayar ini mengaku sudah berkoordinasi dengan Pertamina apakah nanti memungkinkan dibangun SPBN di pulau, mengingat ada 213.317 nelayan disulsel menggunakan bahan bakar. Ia mengungkapkan bahwa untuk Kabupaten Pangkep tercatat ada 111 pulau dan Selayar 132 pulau, 90 persen Nelayan di pulau membutuhkan BBM bersubsidi.
“Untuk mendirikan SPBN mesti mengajukan ke dinas (DKP) begitupula pemberian jatah dari Dinas. Semua nelayan kita akan fasilitasi termasuk pembanguan SPBN yang diusulkan untuk mendapatkan kuota BBM. Memang mobilitas nelayan tinggi dan salah satu kendala adalah keterbatasan BBM, Es, serta air bersih, ini selalu menjadi persoalan klasik,” tuturnya.
Ditempat terpisah Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepulauan Selayar, Abd. Halim Rimamba mengapresiasi hal ini. Ia mengatakan SPBN adalah salah satu solusi untuk memecahkan masalah Nelayan.
” Tentu saja kita menyambut dengan sangat gembira, sebab salah satu cara memecahkan persoalan kenelayanan adalah kehadiran SPDN/SPBN. Andi Agung kabid perikanan tangkap di dinas KP Sulsel adalah putra terbaik Selayar yang punya kepedulian sangat tinggi ke Selayar, jadi selain karena kewajiban sosiologis sebagai putra daerah juga menjadi tupoksi tanggung jawab beliau sebagai pejabat pemerintah Pronvinsi”Ungkapnya.
Abdul Halim Rimamba juga menginformasikan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar juga sudah berupaya untuk mengusulkan pendirian SPDN/SPBN ke BP Migas di Jakarta.
“Bupati Kepulauan Selayar via HNSI Kepulauan Selayar sudah mengusulkan pendirian SPDN /SPBN di 6 lokasi se Kabupaten Kepulauan Selayar ke BP Migas di Jakarta”. tutupnya. (As)























