Selayarnews– Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sejahtera Desa Bontona Saluk berhasil memberikan kontribusi Pendapatan Asli Desa (PAD) sebesar Rp8,2 juta sepanjang Tahun 2025. Capaian tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi dan pemaparan kinerja BUMDes yang digelar di Kantor Desa Bontona Saluk, Jumat (9/1/2026).
Rapat dibuka oleh Sekretaris Desa Bontona Saluk Syamsuddin, karena Kepala Desa berhalangan hadir lantaran menjalankan tugas ke Makassar. Dalam sambutannya, Sekretaris Desa mengapresiasi kinerja pengelola BUMDes yang dinilai mampu mengelola unit usaha desa hingga menghasilkan PAD.
“Kami menyampaikan apresiasi karena BUMDes Sejahtera sudah mampu memberikan kontribusi nyata bagi desa. Ini menunjukkan bahwa unit usaha desa jika dikelola dengan baik bisa mendukung pembangunan dan kegiatan pemerintahan desa,” ujar Sekretaris Desa Bontona Saluk.
Pendamping Desa Bontona Saluk, Andi Nastuti, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya tertib administrasi dan pelaporan keuangan BUMDes agar ke depan pengelolaannya semakin profesional. Ia juga mendorong agar setiap unit usaha dicatat dan dilaporkan secara terpisah agar lebih transparan.
“Laporan keuangan perlu diperjelas dan diperbaiki, terutama pemisahan pemasukan dari masing-masing unit usaha. Ini penting agar modal awal, pengeluaran, dan pemasukan bisa terbaca dengan jelas dan mudah dipertanggungjawabkan,” jelas Andi Nastuti.
Sementara itu, pengurus BUMDes Sejahtera yang terdiri dari Direktur Datu Gau, Sekretaris Rini Palaguna dan Bendahara Awaluddin dalam Paparannya melaporkan bahwa PAD Desa yang diserahkan merupakan bagian pembagian hasil usaha sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga BUMDes. Penyerahan PAD tersebut secara simbolis diterima oleh pemerintah desa dalam forum rapat.
Rapat kemudian ditutup dengan penyerahan PAD Desa dari pengurus BUMDes Sejahtera kepada Pemerintah Desa Bontona Saluk, sebagai bentuk komitmen BUMDes dalam mendukung kemandirian dan penguatan keuangan desa.
(Red)























