Selayarnews– Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tanjung Harapan Desa Barat Lambongan, Kecamatan Bontomatene, mengelola dua unit usaha utama berupa ayam petelur dan wisata pantai sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi desa, dengan target kontribusi Pendapatan Asli Desa (PAD) sebesar Rp24 juta per tahun, di Desa Barat Lambongan, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Direktur BUMDes Tanjung Harapan, Ardi Sumardi, mengatakan unit usaha ayam petelur dikelola melalui dana penyertaan ketahanan pangan (Ketapang) sebesar Rp 144.911.200,- yang bersumber dari Dana Desa. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan 550 ekor ayam petelur yang saat ini telah berproduksi secara rutin setiap hari.
“Dari unit usaha ayam petelur ini ditargetkan PAD sebesar Rp14 juta per tahun, sementara dari unit usaha wisata pantai ditargetkan Rp10 juta per tahun,” ujar Ardi, Jum’at, 09/01/2026.
Menurut Ardi, produksi telur yang dihasilkan mencapai sekitar 550 butir per hari dan dipasarkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Salah satu jalur pemasaran dilakukan melalui kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontomatene dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pendamping Desa Kecamatan Bontomatene, Juhra, menyampaikan bahwa keberadaan BUMDes Tanjung Harapan menjadi penyokong penting dalam pembangunan desa.
“Hasil usaha BUMDes diharapkan mampu memperkuat PAD Desa Barat Lambongan sehingga ke depan desa dapat lebih mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada Dana Desa. Kehadiran BUMDes menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong pembangunan desa,” katanya.
Sebagai kilas balik, BUMDes Tanjung Harapan secara resmi diluncurkan pada Agustus tahun 2025 lalu bersamaan dengan pelaksanaan Festival Merdeka Opu Karajeng (FMOK) 2025 di Desa Barat Lambongan. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan berbagai lomba rakyat, seperti tarik tambang perahu, festival karaoke, serta sejumlah perlombaan lainnya dengan mengusung tema “Semangat Merdeka Menuju Desa yang Maju dan Berdaya Saing”.
Pada kesempatan tersebut, Direktur BUMDes Tanjung Harapan menyampaikan bahwa festival rakyat tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah mempererat kebersamaan, menumbuhkan kreativitas, serta mendorong geliat ekonomi desa melalui keberadaan BUMDes sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat.
Kepala Desa Barat Lambongan, Alimuddin, menyatakan bahwa Pemerintah Desa berkomitmen mendukung pengembangan BUMDes Tanjung Harapan sebagai instrumen penguatan ekonomi desa. Dukungan seluruh elemen masyarakat terhadap unit-unit usaha yang telah dirintis diharapkan dapat menjaga keberlanjutan BUMDes dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Barat Lambongan ke depan.
(NT/Red)























