Selayarnews-Siapa sangka, di balik semangat gotong royong membangun desa, para personel TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1415/Selayar harus berjibaku dengan medan yang bikin was-was. Namun kini, kerja keras itu perlahan membuahkan hasil manis, Kamis (14/5/2026).
Program pembukaan jalan tani sepanjang 1,2 kilometer di Desa Tamalanrea, Kabupaten Kepulauan Selayar, hampir rampung. Padahal, di awal pengerjaan, jalan ini nyaris “gagal total” karena terkendala medan super terjal dan kendala teknis pada alat berat.
Tim Satgas TMMD terpaksa menggelar rapat dadakan. Hasilnya, jalur perintisan dialihkan ke rute yang lebih aman demi percepatan pengerjaan. Keputusan itu terbukti tepat. Kini progresnya nyaris mencapai garis akhir, dan warga pun mulai bisa tersenyum lega.
Bagi Serda Wahyu, personel dari Batalyon 21 Kawali, momen ini terasa sangat istimewa.
“Ini pengalaman pertama saya ikut operasi teritorial kayak gini. Operasi selain perang, tapi perjuangannya nyata. Selayar itu subur, orangnya ramah-ramah banget. Kami bahagia bisa berkontribusi,” ujarnya.
Jalan yang nyaris putus asa ini punya peran vital. Akses segar ini bakal melintasi ratusan hektare lahan jagung dan kebun jeruk manis milik warga. Hasil panen yang dulu sering terhambat karena medan sulit, kini dipastikan bakal makin lancar. Konektivitas antarwilayah di Desa Tamalanrea pun terbuka lebar.
Pesan singkat dari Serda Wahyu: “Semoga jalan ini benar-benar membantu warga setiap hari.”
TMMD Selayar membuktikan, meski sempat terjal, asal ada kemauan dan koordinasi, semua bisa dirampungkan. Satu langkah kecil TNI, satu lompatan besar untuk petani Selayar. (Aj)























