Selayarnews– Salah satu bangunan Monumental bekas rumah Jabatan Bupati saat ini telah dialih fungsikan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar. Bangunan peninggalan Belanda yang cukup megah ini dijadikan sebagai Kantor Dekranasda Kab. Kep. Selayar. Apa sebenarnya Deranasda ini?.
Dekranasda ( Dewan Kerajinan Nasinal Daerah ) diproyeksikan akan menjadi wadah bagi para pengrajin daerah agar kerajinannya dapat dipasarkan. Hal ini diungkapkan Drs, Hisbullah Kamaruddin selaku Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kab. Kep. Selayar, yang sekaligus sebagai Ketua Harian Dekranasda. (15/01)
Hisbullah menyebutkan bahwa dewan ini memiliki peran sebagai wadah, tempat pelatihan dan sarana meningkatkan kemampuan para pengrajin di Kab. Kep. Selayar.
ā Jadi kita memberikan pembinaan, bagaimana peningkatan SDM. Pelaku usaha kerajinan ini mendapatkan diklat bimbingan teknis yang alhamdulillah baru baru ini kita laksanakan sampai lima angkatan untuk meningkatkan kapasitas dari pelaku usaha sendiri, ā Ungkapnya.
Hasil karya dari para pengrajin ini juga nantinya akan di jual kepada publik yang mungkin tertarik. Harapannya para pengrajin tidak hanya membuat sebuah karya seni tapi juga bisa mendapatkan penghasilan dari hasil jerih payah mereka.
ā Jadi galeri ini kita pajang semua produk yang ada di 11 kecamatan di Kab. Kep Selayar ini. Kita harapkan nanti, ini belum lengkap tapi pada saatnya nanti kita lengkapi. Jadi semua 11 kecamatan itu ada produk atau hasil kerajinan dari desanya masing-masing sekaligus juga sebagai ajang promosi. ,ā Imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, kalau nantinya produk-produk kerajinan yang ada di sini juga akan di sertai dengan nama pengrajin dan kontaknya. Jadi akan lebih mudah nantinya berkomunikasi dan bertransaksi apabila ada konsumen yang tertarik secara spesifik pada kerajinan dari pengrajin tertentu.
Meskipun demikian Dekranasda belum resmi dibuka karena masih dalam tahap pembenahan, dan dijadwalkan akan diresmikan tahun ini.
” Ada rencananya kedepannya ada beberapa ruangan akan kita jadikan tempat penjualan oleh-oleh Selayar. Khas selayar. Jadi di situ sudah termasuk yang pangannya. Kalau di sini(di galeri) khusus kerajinannya. Kalau disana mungkin yang umum ya. Termasuk cemilan apa dan sebagainya. Terasi, emping itu semua disana apa-apa yang menjadi khas selayar.ā Tungkasnya.
Menurut Hisbullah, Kab. Kep. Selayar ini tidak kalah bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan. Hanya dengan satu bahan baku seperti bambu sudah bisa menghasilkan banyak produk kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi.
āInilah tugas kami harapan kami kedepannya dan juga kita tentunya berharap kepada para pelaku usaha untuk tidak menjadikan usaha ini sebagai sampingan, sambilan, atau tambahan. Tapi menjadikan ini sebagai usaha utama atau pekerjaan utamanya dia. Supaya dia fokus dan insya Allah kalau dia fokus dengan sendirinya bisa hidup dari situ , ā Ungkapnya.
Oleh : Andi Alfath
Editor : As























